Kacabdin Sampang Pastikan Tidak Ada Paksaan kepada Siswa Beli Seragam di Sekolah

- Admin

Selasa, 1 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur, wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Mustakim memastikan tidak ada keharusan bagi peserta didik baru untuk membeli seragam di sekolah.

Untuk itu, Mustakim menghimbau para kepala sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) seperti SMA/SMK dan juga SLB negeri agar mematuhi surat edaran (SE) Dispendik Jawa Timur tentang moratorium penyediaan seragam siswa oleh koperasi sekolah.

“Sekolah harus mematuhi apa yang sudah di sampaikan oleh Kadispendik Jatim soal moratorium untuk koperasi sekolah terkait seragam siswa ini,” tegasnya, dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (01/08/2023).

Baca Juga:  Rayakan HUT Satpam Ke-39, Ini Pesan Gubernur Jatim

Mantan Kacabdin Bangkalan itu juga menekankan kepada pihak sekolah agar tidak memberatkan orang tua siswa dalam pembelian baju seragam. Apalagi, sampai memaksa membeli di koperasi sekolah.

“Artinya sudah jelas, untuk saat ini koperasi sekolah tidak diperkenankan jual beli seragam. Kalau pun ada siswa yang membutuhkan bantuan, kami berharap pihak sekolah bisa membantunya,” pintanya.

Dia juga memastikan jika Cabdin Sampang akan selalu mengikuti dan mematuhi apapun yang menjadi arahan dari Dispendik Jatim.

“Terkait seragam sekolah, kami mengikuti sepenuhnya arahan dari bapak Kepala Dispendik Jatim. In Syaa Allah kalau di Sampang tidak ada kejadian seperti yang saat ini lagi viral,” bebernya.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Bongkar Aksi Sindikat Joki Ujian Tulis Seleksi Masuk PTN

Dispendik Jatim, sambungnya, telah resmi melarang sekolah SMA/SMK dan SLB negeri menjual seragam dalam bentuk apapun melalui koperasi.

“Keputusan itu diambil menindaklanjuti laporan masyarakat tentang mahalnya harga seragam SMA/SMK yang ada di Jatim,” ungkapnya.

Menurutnya, moratorium tersebut berlaku per Kamis (27/07/2023) lalu. Dan ini untuk dijadikan pedoman bagi seluruh kepala sekolah SMA/SMK di Jatim, khususnya di Sampang.

Disinggung tentang proses pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2023/2024 secara umum, Mustakim menilai sejauh ini berjalan lancar.

“Alhamdulillah, pelaksanaan proses PPDB tingkat SMA/SMK di Kabupaten Sampang telah berjalan dengan sukses, sesuai harapan kita semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Projo Bojonegoro Desak Reformasi Internal Polri: Jangan Biarkan Isu 'Ijazah Jokowi' Terus Jadi Komoditas Kegaduhan

Mustakim menegaskan, bahwa saat ini pihaknya fokus untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan SMA/SMK se-Kabupaten Sampang.

“Kami cenderung fokus peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Untuk itu, kami minta para kepala sekolah agar selalu menjaga kondusivitas dunia pendidikan yang ada di Sampang,” pungkas Mustakim.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru