Saat Liputan, Wartawan di Banyuwangi Diduga Dapat Perlakuan Respresif Oknum Polisi

- Admin

Senin, 26 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, SUARABANGSA.co.idJurnalis media online seblang.com diduga mendapat perlakuan kurang baik saat bertugas meliput aksi demo Omnimbuslaw lanjutan di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (26/10).

Bagaimana tidak, saat pewarta tersebut hendak merekam momen seputar unjuk rasa menggunakan kamera ponsel pribadinya diduga dihalangi. Bahkan, HP miliknya nyaris dirampas oleh oknum polisi yang bertugas mengamankan jalannya demontrasi.

Mendapat keluhan dari pewartanya, Erwin Yudianto SH komisaris media seblang com yang juga Kepala Biro Media Harian Bangsa, mengecam tindakan oknum polisi yang mencoba menghalangi tugas jurnalis.

Baca Juga:  Perahu Ditemukan Tanpa Awak, Seorang Nelayan Diduga Tenggelam di Laut Pecemengan Banyuwangi

Dalam jumpa persnya, ia prihatin dengan perlakuan tersebut. Terlebih saat itu pewartanya sedang mengambil gambar momen penangkapan aktivis mahasiswa yang dianggap provokator di depan Kampus Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Banyuwangi, tempat titik kumpul massa yang hendak berdemo ke gedung DPRD setempat.

“Kejadian ini bukan hanya bentuk intimidasi kepada jurnalis, tapi ini sudah pelecehan terhadap jurnalis. Karena petugas berusaha merebut HP milik jurnalis kami,” terang Erwin.

Dari kejadian itu, dia mengecam keras tindakan represif oknum aparat Kepolisian Polresta Banyuwangi kepada jurnalis yang sedang bertugas. Dia meminta Kapolresta Banyuwangi segera menindak tegas oknum polisi tersebut.

Baca Juga:  Peringati HAKTP, Kohati Cabang Banyuwangi Suarakan Anti Kekerasan Lewat Diskusi Publik

“Kami meminta kepada oknum polisi itu untuk segera melakukan permohonan maaf secara terbuka, karena tindakannya menyalahi UU Pers,” tegas Erwin.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru