Dengan Kecepatan Tinggi, Bus Akas Hantam Pemotor Hingga Tewas

- Admin

Selasa, 6 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bus Akas dengan nopol N 7028 UR, yang dikemudikan oleh Hendrawan Triwantoro (30) warga Jl. Merapi RT.13/RW.03 Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang seruduk pemotor.

Kejadian nahas tersebut terjadi di Jalan Raya Nasional Desa Nambakor Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. KM-8.
Selasa (06/10) sekira pukul 07.00 Wib.

Akibatnya, pengendara Motor Suzuki Tornado dengan nopol M 3561 W Helliyah (54) warga Dusun Sumber Langon RT.08/RW.04 Desa Sera Tengah Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan bahwa kendaraan Mobil Bus Hino (Bus Akas) dengan nopol N 7028 UR dikemudikan Hendrawan Triwantoro berpenumpang Sugiono (Kernet) dan Mariyam (Kondektur) melaju dari arah utara ke arah selatan Sumenep-Pamekasan dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga:  Warga Sidoarjo Meninggal di Hotel Sumenep

“Sedangkan dari arah berlawanan melaju Sepeda Motor Suzuki Tornado dengan nopol M 3561 W dikemudikan Muhtadi membonceng Helliyah,” terangnya.

Diduga pengemudi Mobil Bus Akas Hendrawan Triwantoro pada saat mengemudikan kendaraaan tidak konsentrasi arah depan serta mengemudikan dengan tidak wajar/dengan kecepatan tinggi.

Sehingga pada saat melihat ada sepeda Motor Suzuki Tornado yang dikemudikan Muhtadi membonceng Helliyah hendak berbelok kekanan dan masih berada di garis tengah, Mobil Bus Akas yang dikeemudian Hendrawan melakukan pengereman sehingga oleng dan menabrak Sepeda Motor Suzuki Tornado yang berada di badan jalan sebelah barat dekat as jalan.

Baca Juga:  Geger, Warga Kolor Sumenep Ditemukan Tewas Membusuk di Lahan Kosong

“Sedangkan pengemudi Sepeda Motor bernama Muhtadi mengalami luka dirawat di RSUD Sumenep,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB