Sebelum Dibunuh, Pelaku Menghubungi Korban Via Medsos Istrinya

- Admin

Selasa, 22 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Tiga orang pelaku pembunuhan berencana asal Pasuruan, ditangkap Unit lll Cranmor Subdit lll Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Selasa (22/9).

Tempat kejadian perkara tersebut, di jalan raya Dusun Terongdowo Desa Sukoreno Kecamatan Pasuruan Jawa Timur.

Pada saat waktu kajadian, pada hari kamis tanggal 3 September 2020 sekitar pukul 21:00 Wib, pelaku sebelumnya direncanakan membeli parang untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.

“Jadi, pada tanggal 1, dia sudah membeli parang dengan tujuan untuk membunuh si korban ini,” kata Kasubdit lll Jatanras AKBP Oki Ahadian.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Sumenep, Berkas Paslon Fauzi-Eva Sudah Lengkap

Oki menjelaskan, otak pembunuhan tersebut adalah suaminya, jadi, ketika pelaku menemukan percakapan di messenger, yang bersangkutan langsung introgasi istrinya.

Oki menambahkan, pelaku menanyakan isi percakapan dalam messenger ke istrinya dan bertanya apa hubungan istrinya dengan korban. Bahkan sempat menyiksa istrinya, dan pelaku memotong rambut istrinya.

“Kamu kalau tidak bantu saya atau tidak mau ketemu sama orang ini, kamu saya bunuh,” lanjutnyanya menirukan pelaku.

Selanjutnya, sang suami kirim pesan melalui messenger kepada korban, dengan mengunakan massenger istrinya mengajak ketemuan.

Baca Juga:  Pembangunan KIHT Dapat Sambutan Hangat dari Warga

“Setelah itu, sang suaminya ini, janjian, dan mancing-mancing, soalah istrinya yang akan menemuinya,” ucapnya.

Korban ini, berhubungan di Facebook selama tahun 2019, dengan di-read chatingan aja. Dan pelaku ini, sempat melarikan diri, dari Pasuruan sempat pindah tempat wisata tempat wisata tempat 3 hari langsung lari ke Banyuwangi yang pertama sudah tertangkap duluan atau sembunyi.

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru