Seorang Nelayan di Arjasa Sumenep Ditemukan Tewas

- Admin

Selasa, 8 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Isman (32), seorang nelayan asal Dusun Bantilan, Desa Daandung, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep ditemukan tewas Selasa (08/09) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban ditemukan tewas oleh keluarganya di daerah Perairan Utara sekitar 0.5 mil Dusun Nyamplong Undung, Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekira pukul 05.30 Wib kakak korban yang bernama Ruslan bersama 5 keluarga Arli, Agus, Asmai, Ahmad, Sandi berangkat untuk mencari korban ke arah Barat Perairan Pulau Kangean dengan menggunakan Perahu Mesin nama Kandedes.

Baca Juga:  Ngopi Bareng DPC Projo Bojonegoro, Begini keluhan Petani di Desa Bangilan

“Di tengah Perjalanan Di Sekitar 0.5 Mil di Utara Perairan Dusun Nyamplong Undung Desa Kalikatak melihat ada jenazah pada posisi mengapung di laut, kemudian didekati oleh, ternyata jenazah tersebut adalah korban yang telah hilang sekitar 6 hari yang lalu pada hari Kamis tanggal 3 September 2020 di karenakan laka laut di perairan Utara Desa Daandung,” terangnya.

Kemudian pihak keluarga korban menolong jenazah untuk dinaikan ke atas Perahu dan dibawa ke rumahnya di Dusun Bantilan Desa Daandung sekira jam 08.00 Wib, Kemudian Pihak Keluarga Korban memberitahukan bahwa Jenazah Isman tersebut telah ditemukan ke Kepala Desa Daandung dan Kemudian Kepala Desa Daandung melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian Sektor Kangayan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Resmikan Unit Siaga SAR, Tindakan Penyelamatan Diharapkan Lebih Cepat

Selanjutnya anggota Polsek Kangayan Mendatangi Jenazah Isman di rumahnya Dusun Bantilan Daandung bersama tim Medis utk melakukan Pemeriksaan Jenazah dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga menyadari bahwa korban memang benar-benar laka sendiri dan tidak menuntut pihak manapun juga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB