Orang Tuanya Bercerai, Pemuda Gapura Gantung Diri

- Admin

Sabtu, 29 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Diduga engalami depresi karena orang tuanya bercerai, Moh. Halil (16) warga Dusun Laok Lorong, RT/RW 002/001, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep mengakhiri hidupnya di tali gantungan, Kamis (27/8) diketahui pukul 21.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa sekira pikul 20.30 wib, korban Moh. Halil datang kerumah pamannya yang bernama Asan untuk meminta makan.

“Namun belum sempat makan kemudian korban Moh. Halil pamit untuk pulang sebentar ke rumahnya, namun setelah ditunggu sekira kurang lebih setengah jam korban Moh. Halil tidak datang untuk makan,” terangnya.

Baca Juga:  Seleksi Panwascam, Bawaslu Bangkalan Dituding Tak Transparan

Sehingga pamannya yang bernama Asan mendatangi rumah korban yang jaraknya kurang lebih sekitar 20 meter, sesampainya di depan rumah korban Asan melihat korban Moh. Halil gantung diri menggunakan tali tampar di kusen pintu kamar tidurnya.

Syok mekelihat keponakannya gantung diri, kemudian Asan berteriak minta tolong. Kemudian datang Duri yang ikut membantu Asan menurunkan korban Moh. Halil.

“Pada saat diturunkan korban masih hidup namun tidak sadarkan diri kemudian korban Moh. Halil langsung dibawa ke Puskesmas Gapura,” imbuhnyam

Baca Juga:  Tanah Dicaplok Oknum Pengusaha, Aliansi Darurat Agraria Datangi Pengadilan Negeri Sampang

Namun sesampainya di Puskesmas Gapura korban Moh. Halil sudah tidak tertolong diduga korban Moh. Halil meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Gapura.

“Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh team medis Puskesmas Gapura Pada leher korban Moh. Halil mengalami luka melingkar dan menghitam bekas tali tampar,” pungkasnya.

Polisi mengamankan 1 buah tali tampar plastik warna biru panjang 3 m, diameter 3 mm.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru