SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Belum keluarnya rekom DPP PPP di Pilkada Sumenep, Madura, Jawa Timur menuai gelombang desakan.
Kali ini, PAC PPP pendudukung Donny M Sirajd-Ali Fikri (Do’A) juga ikut mendesak DPP PPP untuk segera mengeluarkan rekom untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.
“Harapan Kami, Rekom itu segera keluar agar kami segera bisa melakukan konsolidasi,” terang Ach. Junaidi, salah satu Ketua PAC PPP, Kamis (2/7).
Junaidi menambahkan, sudah saatnya DPP PPP menentukan sikap untuk mengeluarkan rekomendasi pada bakal calon yang sudah mendaftar ke PPP. Menunda keluarnya rekom menurutnya akan menghambat konsolidasi massa ditingkat bawah.
Di singgung soal dukungan PAC PPP, Junaidi membeberkan hasil Hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Sumenep pada 10 Maret 2020 lalu.
Saat itu, KH. Shalahuddin A Warits (Ra Mamak), dan Duet Donny M. Siradj-Ali Fikri (Do’A) mendapat dukungan terbanyak dari PAC PPP Se Kabupaten Sumenep untuk maju dalam Pilkdada 2020.
“Do’A saat itu mendapat 14 dukungan dari PAC dan Sekretaris, sisanya Ra Mamak,” beber Junaidi.
Pilihan 14 PAC PPP jatuh pada duet Do’A karena pasangan ini dinilai merupakan pasangan yang ideal. Pengalaman Dony di kancah internasional sangat dibutuhkan untuk dituangkan menjadi kebijakan saat memimpin Sumenep.
“Namun siapa pun yang direkom, diputuskan oleh partai kami tetap akan mengikutinya. Besar harapan kami kepada DPP PPP untuk memperjelas arah rekom partai berlambang ka’bah ini. Sehingga, bisa segera merapatkan Shaf Politik untuk memenangkan calon yang diusung PPP.
Sekretaris DPC PPP Sumenep, M Sukri mengatakan, apapun keputusan DPP PPP tetap akan diikuti. Namun, keputusan berupa rekom turun, menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menentukan arah konsolidasi maupun koalisi dengan parpol lain.
“Terkait rekom partai itu, saya sebagai kader partai juga ingin agar rekom itu cepat diturunkan. Karena ini kan bisa mempercepat langkah konsolidasi terhadap kader siapa yang diusung dan siapa yang di rekomendasikan,” tegas M Sukri.

















