Pendukung Duet Donny-Ali Fikri Desak DPP PPP Segera Keluarkan Rekom

- Admin

Kamis, 2 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Belum keluarnya rekom DPP PPP di Pilkada Sumenep, Madura, Jawa Timur menuai gelombang desakan.

Kali ini, PAC PPP pendudukung Donny M Sirajd-Ali Fikri (Do’A) juga ikut mendesak DPP PPP untuk segera mengeluarkan rekom untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

“Harapan Kami, Rekom itu segera keluar agar kami segera bisa melakukan konsolidasi,” terang Ach. Junaidi, salah satu Ketua PAC PPP, Kamis (2/7).

Junaidi menambahkan, sudah saatnya DPP PPP menentukan sikap untuk mengeluarkan rekomendasi pada bakal calon yang sudah mendaftar ke PPP. Menunda keluarnya rekom menurutnya akan menghambat konsolidasi massa ditingkat bawah.

Baca Juga:  Momen Puasa, PSHT Rayon Sukorejo Bojonegoro Lakukan Buka Bersama

Di singgung soal dukungan PAC PPP, Junaidi membeberkan hasil Hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Sumenep pada 10 Maret 2020 lalu.

Saat itu, KH. Shalahuddin A Warits (Ra Mamak), dan Duet Donny M. Siradj-Ali Fikri (Do’A) mendapat dukungan terbanyak dari PAC PPP Se Kabupaten Sumenep untuk maju dalam Pilkdada 2020.

“Do’A saat itu mendapat 14 dukungan dari PAC dan Sekretaris, sisanya Ra Mamak,” beber Junaidi.

Pilihan 14 PAC PPP jatuh pada duet Do’A karena pasangan ini dinilai merupakan pasangan yang ideal. Pengalaman Dony di kancah internasional sangat dibutuhkan untuk dituangkan menjadi kebijakan saat memimpin Sumenep.

Baca Juga:  Dapat Penghargaan APE, Bupati Sumenep: Ini Harus Terus Dipertahankan

“Namun siapa pun yang direkom, diputuskan oleh partai kami tetap akan mengikutinya. Besar harapan kami kepada DPP PPP untuk memperjelas arah rekom partai berlambang ka’bah ini. Sehingga, bisa segera merapatkan Shaf Politik untuk memenangkan calon yang diusung PPP.

Sekretaris DPC PPP Sumenep, M Sukri mengatakan, apapun keputusan DPP PPP tetap akan diikuti. Namun, keputusan berupa rekom turun, menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menentukan arah konsolidasi maupun koalisi dengan parpol lain.

“Terkait rekom partai itu, saya sebagai kader partai juga ingin agar rekom itu cepat diturunkan. Karena ini kan bisa mempercepat langkah konsolidasi terhadap kader siapa yang diusung dan siapa yang di rekomendasikan,” tegas M Sukri.

Baca Juga:  Jadi Andalan Klub Kudus Sukun Badak, Ini Profil Fahry Septian Putratama

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru