Kasus Tambak Udang tak Kunjung Selesai, Ketua FKMS Nilai Pemerintah Banyak Alasan

- Admin

Senin, 29 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Persoalan tambak udang kembali diperjelas, terbukti sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Fron Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) menggelar audiensi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sumenep.

Dalam kesempatan tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep dan beberapa OPD lainnya, turut hadir dalam audiensi yang dilakukan FKMS.

Namun, Sutrisno selaku ketua FKMS kecewa dengan bahasan yang dilakukan dalam audiensi bersama OPD Sumenep, sebab menurutnya bahasan dalam audiensi tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Ia menilai dalam forum tersebut tidak mendapatkan jawaban-jawaban yang pas terkait kasus tambak udang di Sumenep.

Baca Juga:  Wabup Sumenep Lantik Pengurus FLKSA-PSAA, Ini Pesannya

“Hanya berbagai alasan yang kami terima,” kata Sutrisno, Senin (29/06).

Salah satu yang disorot dalam kasus tambak udang di Sumenep, salah satunya adalah tambak udang yang ada di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, yang sudah beroperasi sejak 2015 lalu, dan bahkan sudah melakukan reklamasi, saat ini sudah beroperasi kembali.

“Tambak tersebut ditutup 2019, Pemerintah butuh waktu 4 tahun dalam menutup tambak tersebut ada apa ini,” ungkapnya.

Bahkan, ia menambahkan, pemerintah sudah sempat menutup tambak udang yang dimaksud, namun saat ini masih beroperasi kembali, bahkan pihaknya membeberkan bahwa menurut dinas terkait sudah mendapatkan izin.

Baca Juga:  Ribuan Santri dan Pengurus NU Pulau Mandangin Sampang Tumplek Blek Peringati 1 Muharram

“Langkah kami tidak akan pernah berubah, kami akan terus kawal ini sampai tertib,” tegasnya.

Kepala Bappeda Sumenep, Yayak Nurwahyudi, menanggapi hal tersebut, bahwa pihaknya akan mendiskusikan bersama stakeholder yang lain terkait perizinan yang diberikan atas tambak udang yang ada di Desa Pakandangan tersebut.

“Kemungkinan moratorium itu bagaimana, artinya berjeda sejenak kita perbaiki apa yang terjadi, setelah didiskusikan nanti kita tetapkan,” tandasnya.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB