KH. Abd. Wadud Munir Tutup Usia, Berikut Maklumat Terkait Takziahnya

- Admin

Senin, 15 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Satu lagi, salah satu dari keluarga besar Pondok Pesantren Annuqayah Kecamatan Guluk-guluk Sumenep berpulang ke pangkuan ilahi, setelah Nyai Hj. Nafisah Khalid binti Nyai Muthmainnah binti Nyai Aisyah binti KH Syarqawi menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis 19 Maret 2020 lalu, bha’dha Shalat Maghrib di RSI Surabaya.

Kali ini, KH. Abd. Wadud Munir, yang merupakan salah satu pengasuh di Pondok Pesantren tertua itu tutup usia.

Kabar meninggalnya Kiai Wadud, awalnya tersebar di sejumlah grup WhatsApp alumni Pesantren Annuqayah, pada Senin 15 Juni 2020 sekira pukul 09.18 WIB.

Baca Juga:  Tiga Pelajar di Sumenep Diringkus Polisi

“Innaalillaahi wa Innaa ilaihi rajioun, telah wafat KH. ABD. WADUD MUNIR, pagi ini, Senin, 15 Juni 2020,” seperti itu pesan yang menyebar di grup alumni Annuqayah.

Namun, dalam sebaran pesan terkait meninggalnya salah satu pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah itu tidak dijelaskan penyebab meninggalnya salah satu menantu almarhum KH. Ahmad Basyir AS itu.

Oleh karena itu, Kyai Hazmi menyampaikan maklumat melalui video yang tersebar di WhatsApp grup dengan meninggalnya KH. Abd. Wadud Munir terkait protokol Covid-19 bagi para pelayat.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Berangkatkan CJH Kloter Kedua

Kyai Hazmi menyampaikan beberapa maklumat yang berkenaan dengan takziah ke almarhum KH Abdul Wadud Munir, yang diantaranya adalah:

Pertama: Shalat Jenazah akan dilaksanakan hari ini, Senin tanggal 15 Juni 2020 ba’da shalat jamaah Asar awal di Mushalla Latee.

Kedua: Waktu melayat sampai pukul 17.00 WIB atau pukul 5 sore setiap hari.

Ketiga: Tahlil akan dimulai besok, Selasa 16 Juni 2020 ba’da Asar pukul 15.45 WIB di aula kunjungan PP Annuqayah Latee.

Keempat: Pelayat cukup perwakilan keluarga dan dimohon memakai masker dan jaga jarak.

Baca Juga:  Memprihatinkan, Nenek Sebatang Kara di Pamekasan Tinggal Satu Atap Dengan Sapi

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru