SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Launching Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, sebagai satu-satunya Pondok Pesantren pertama sebagai pondok Tangguh Covid-19 di Sumenep.
Menghadapi arus balik santri yang akan di lakukan secara berkala, pihak pesantren dan Polres Sumenep menyiapkan beberapa protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pasca arus balik.
Saat itu Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, S.I.K.,M.I.K turut hadir bersama jajaran petinggi Polres Sumenep dalam acara launching Pondok Pesantren Tangguh Covid-19, Selasa (09/06).
Sebagai salah satu pondok pesantren dengan jumlah santri hingga mencapai ribuan, Ponpes Annuqayah sudah menerapkan protokol kesehatan.
“Hal ini dilakukan dalam menyambut kedatangan para santri untuk kembali ke pondok pesantren,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.
Diantara beberapa hal yang harus dilakukan jelang kembalinya para santri adalah bahwa, seluruh santri di lingkungan Ponpes Annuqayah wajib menggunakan masker, santri selalu dicek suhu tubuhnya, santri harus selalu mencuci tangan setiap selesai beraktifitas.
Selain itu, pengurus Ponpes telah menyiapkan fasilitas cuci tangan di setiap tempat, pengurus Ponpes selalu mengecek secara rutin kesehatan para ustad/ustazah, penghuni Ponpes dianjurkan untuk mekonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, rutin membersihkan fasilitas ponpes dengan disinfectan
“Juga pesantren telah menyiapkan ruang isolasi, sebagai tindakan pertama jika ada kasus agar tidak menularkan kepada santri lain,” terang Widi.
Selain juga hadir dalam launching Pondok Pesantren tangguh Covid-19, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K, juga turut menyerahkan bantuan berupa, 10 buah tempat cuci tangan, 2 buah termogan, 500 biji masker, dan 2 buah Hamzat.
“Ditambah lagi 1 buah alat penyemprot cairan disinfektan,” tutup Widiarti.

















