Silaturahmi ke Pesantren Assadad Ambunten, Kapolres Sumenep Himbau Masyarakat tak Terpancing Isu Kemunculan PKI

- Admin

Selasa, 26 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, S.I.K.,M.I.K bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir, bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Assadad asuhan KH. Taifur Ali Wafa, yang ada di Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Selasa (26/05).

Kegiatan silaturahmi tersebut dilakukan, dalam rangka untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam memutus mata rantai sebaran Covid-19 di Sumenep.

Kapolres Sumenep berharap, selalu ada kerjasama antara Kepolisian dengan Tokoh Ulama dalam menjaga dan menciptakan Harkamtibmas yang aman dan kondusif, utamanya dengan adanya wabah Covid-19, di mana Kabupaten Sumenep sudah ditetapkan sebagai zona merah dengan adanya 7 orang pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sejak awal Ramadhan lalu.

Baca Juga:  Lima Orang Jadi Tersangka Pencatutan Nama PP Annuqayah Lubangsa dalam Bantuan BOP

“Sehubungan dengan hal tersebut bagaimana kita tetap bisa menjaga dan bekerjasama untuk menjalankan protokol kesehatan antisipasi penyebaran Covid-19,” ungkap Deddy Supriadi, Kapolres Sumenep.

Selain itu, lanjut Deddy pihaknya berharap, ulama dan umaroh untuk selalu melakukan antisipasi kelompok radikal yang hingga saat ini masih aktif, walaupun tidak langsung menyentuh di wilayah Kabupaten Sumenep.

Apalagi, menurut Deddy, menjelang pelaksanaan Pilkada secara serentak, khususnya di Kabupaten Sumenep, untuk tetap selalu menjaga Harkamtibmas, agar Sumenep tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Berkas Kasus Dugaan Korupsi Gedung Dinkes Sumenep Diserahkan ke Kejari

Selain itu, Kapolres Sumenep menekankan untuk tidak terpancing dengan beberapa isu yang beredar, terkait munculnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI), dan juga tidak perlu digembar-gemborkan, sebab belum tentu informasi tersebut benar adanya.

“Hal tersebut nantinya akan menimbulkan keresahan di waktu menjelang Pemilukada serentak dan di masa wabah penyebaran Covid-19. Masyarakat dibikin resah dan dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sumenep,” pungkas Kapolres Sumenep.

Berita Terkait

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru