SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Ruang isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sampang yang menjadi tempat pasien terindikasi virus corona Covid-19 dikabarkan tengah kekurangan ruang. Saat ini tempat tersebut tengah merawat sejumlah pasien, baik itu orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), maupun pasien terkonfimasi positif Covid-19.
Juru bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang Moh Djuwardi mengatakan bahwa sebagai upaya antisipasi terhadap kekurangan ruang isolasi di BLK, pihaknya telah menyiapkan opsi penambahan ruangan.
“Kami sedang berusaha menyiapkan tambahan ruang dan fasilitas ruang isolasi agar bisa menampung jika terjadi lonjakan warga yang positif corona,” katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (15/05/2020).
Namun, untuk sementara waktu, kata dia, pihaknya akan memanfaatkan ruang inap yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn sambil lalu melakukan penambahan ruang dan fasilitas di Balai Latihan Kerja (BLK).
“Rencananya, ruang inap yang ada di RSUD mau dijadikan sebagai tempat ruang isolasi sementara,” tandasnya.
Sementara itu, dilansir dari laman http://infocovid19.jatimprov.go.id, hingga Kamis 14 Mei 2020, pukul 15.12 WIB, Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 433 orang dengan rincian 58 orang dalam proses pemantauan dan 375 selesai pemantauan. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang.

















