Ini Langkah Jitu Bupati Sumenep Penuhi Kebutuhan APD Kesehatan

- Admin

Senin, 6 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sebagai salah satu usaha dalam memberikan pelayanan yang maksimal dalam menanggulangi wabah virus Covid-19, Bupati Sumenep bersama Forkopimda meninjau tempat Wirausaha Muda Sumenep (WMS) dalam melakukan produksi alat medis yaitu Alat Pelindung Diri (APD), Senin (06/04).

Pemerintah Kabupaten Sumenep akan melibatkan para wirausaha muda yang ada di Sumenep untuk memproduksi APD yang menjadi kebutuhan mendasar para medis dalam menangani pasien Covid-19 jika ada.

Tidak hanya sendiri, Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si turut meninjau ke lokasi bersama Sekdakab Sumenep, Kapolres Sumenep, Dandim 0827 Sumenep, Kajari Sumemep, serta Kepala Dinas Koperasi UM Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Sisi Lain Kunjungan Puan Maharani

“Alat-alat apa pun yang diperlukan, seperti APD dan lain-lain termasuk bilik sterilisasi, kalau masih bisa diproduksi masyarakat Sumenep, ayo kita beli di Sumenep,” ucap Bupati Sumenep.

Dengan keadaan stok APD yang terbatas, hal tersebut merupakan langkah yang tepat dilakukan Bupati Busyro untuk menyediakan alat medis yang sangat dibutuhkan seperti APD.

Lanjut Busyro, Bahwa dengan melibatkan WMS dalam memproduksi APD tidak hanya mampu menyediakan alat-alat medis, namun juga kegiatan tersebut juga dapat membantu perekonomian masyarakat Sumenep dalam masa darurat pandemi virus Covid-19 ini.

Baca Juga:  Oknum PNS Sumenep Ini Ngutil Sepeda Polygon di TB

“Sehingga kami bermaksud ada dampak ekonomi seperti ini, dan anak-anak bisa kerja,” ungkapnya.

Kata Busyro, para wirausaha muda yang ada di Sumenep yang biasanya memproduksi songkok atau kopyah serta kerajinan lainnya, kali ini sementara waktu dialihkan untuk memproduksi kebutuhan APD guna mencegah penularan wabah virus Covid-19. Pihaknya menjelaskan bahwa hal tersebut akan menjadi perekonomian masyarakat di tengah-tengah darurat wabah virus Covid-19 saat ini.

Disinggung soal anggaran pembuatan APD yang melibatkan wirausaha muda Suemenp, Bupati Busyro menyatakan bahwa dalam hal ini tidak membutuhkan anggaran khusus pembuatan APD.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Sumenep, Berkas Paslon Fauzi-Eva Sudah Lengkap

“Ini sudah ada anggarannya, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk program wirausahawan muda,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru