Dipulangkan Dari Bogor, Warga Sampang Meninggal

- Admin

Kamis, 26 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id – Terdapat satu orang meninggal dunia warga Kabupaten Sampang yang dipulangkan dari kota Bogor Jawa Barat, namun perihal meninggalnya satu warga Sampang tersebut belum dapat dipastikan apakah terjangkit virus Corona atau tidak, namun yang pasti pemantauan secara intensif dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Mengingat jumlahnya terus mengalami peningkatan, antisipasi penyebaran virus Corona di Kabupaten Sampang terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, yang sekaligus penanggung jawab Satgas Covid-19, Asrul Sani mengatakan data per Kamis 26 Maret 2020 jumlah pasien yang termasuk dalam Orang Dalam Resiko (ODR) sudah sebanyak 1.357, sedangkan 50 diantaranya dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Baca Juga:  Pendaftar PPK di Sumenep Mencapai 103 Orang, Satu Kecamatan Masih Nihil

“Untuk itu, dari satgas melakukan penyemprotan di beberapa tempat umum dan perkantoran,” ungkap Sani.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat, termasuk area perkantoran, pemerintah juga akan segera membuat bilik untuk mencuci tangan dalam waktu dekat ini.

“Banyak masyarakat yang tanya kalau pasar kenapa tidak ditutup, ini berat karena di pasar ini tempat beli kebutuhan pangan kita. Berat kalau sampai ditutup,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru