Geram Dengan Kerja DPRD Sumenep Terhadap Alih Fungsi Lahan, API Geruduk Ruang Komisi II

- Admin

Senin, 9 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah mahasiswa dan pemuda dari empat Kecamatan yaitu Kecamatan Dungkek, Batang-Batang, Batuputih dan Gapura yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Timur Daya (API), menggelar aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Senin (09/03).

Massa demo menilai bahwa DPRD Sumenep tidak tegas dan lalai dalam memberikan pengawasan agraria di Kabupaten Sumenep.

Kordinator Lapangan Abd. Basith mengatakan, bahwa pihaknya sudah melayangkan surat audiensi kepada Komisi II DPRD Sumenep, namun tidak direspon, sehingga terpaksa harus menggelar aksi, sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Kabupaten.

Baca Juga:  Bruuuk!!! Bagian Atap Plafon Bekas Kantor Dinas Ketahanan Pangan Sampang Ambruk

“Kami hanya menerima alasan-alasan bahwa Komisi II sedang di luar kota, padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

“Maka hari ini kami bertekad akan masuk ke dalam untuk melihat secara langsung, apakah Komisi II ada atau sedang tidak ngantor samasekali,” lantangnya.

Ia juga menambahkan bahwa, maraknya alih fungsi lahan yang dilakukan di kawasan timur daya Sumenep yang dilakukan dengan semena-mena, dengan cara melakukan penebangan pohon cemara udang dengan cara liar khususnya yang berada di kawasan agro wisata, maka akan membuat ekonomi masyarakat setempat terancam dan bahkan jika terus dibiarkan akan semakin memburuk, dan masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa.

Baca Juga:  Polemik Hak Kepemilikan Tanah SDN 04 Rekkerek Palengaan Pamekasan Tak Kunjung Temukan Titik Terang

“Maka kami mewakili semua masyarakat, khususnya daerah timur daya, meminta DPRD Sumenep melakukan penindakan secara tegas terhadap operasi tambak udang legal maupun ilegal yang dinilai menyalahi perundangan yang ada,” tegasnya.

Menurutnya pemerintah harus objektif dan selektif dalam memberikan izin usaha, sesuai perundang-undangan dan peraturan yang ada, dan tidak serta-merta secara gampang memberikan izin kepada semua investor dalam mengalihfungsikan lahan di daerah pesisir khususnya, tanpa memikirkan akibat dan dampak buruknya tehadap lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumenep Abd. Hamid Alimunir menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi dan berusaha mendengarkan terhadap apa yang menjadi tuntutan massa aksi tersebut.

Baca Juga:  Disambar Petir, Atap Masjid di Bringin Sumenep Nyaris Ambruk

“Jika sahabat-sahabat mahasiswa ingin mengecek Komisi II saya persilahkan, asal dengan tertib dan teratur,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh para pendemo ke dalam kantor DPRD, massa aksi sama sekali tidak menemukan pihak Komisi II DPRD Sumenep yang katanya tugas ke luar kota.

“Kami tidak tau itu benar atau tidak, yang jelas kami akan tetap berada di sini,” tutup Korlap aksi.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru