Wacana Pembangunan Jalan Tol Madura, Said Abdullah: Jangan Ngimpi Lah

- Admin

Sabtu, 29 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI MH. Said Abdullah melakukan kegiatan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumenep dengan tema ‘Kebangsaan’, Sabtu (29/02) sekitar pukul 10:00 WIB di aula lantai III.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sumenep Ach. Fauzi.

Dalam penyampaian materi kuliah umum saat itu, Said Abdullah menyampaikan kepada semua mahasiswa yang hadir untuk selalu mencintai Pancasila serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bagaimana Madura yang hingga saat ini jarang ada konflik.

Baca Juga:  Keluarga Jemaah Haji asal Probolinggo Tidak Diperbolehkan Menjemput ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya

“Madura jarang ada konflik, baik konflik suku, ras, dan lain-lain, sebab mayoritas masyarakat Madura penganut ahlussunah wal jama’ah,” terangnya.

Lain dari itu pula, pria yang menjabat sebagai anggota DPR RI empat periode berturut-turut itu, mengatakan untuk selalu hidup berdampingan, dan guyub rukun.

“Yang menonjol dari sikap rakyat Indonesia menurut survei, adalah nilai sosial yang tinggi, diantaranya adalah masyarakat Madura,” tuturnya.

Dalam mobilisasi pertumbuhan ekonomi Madura, maka tidak heran jika isu pembangunan rel kereta api hingga jalan tol di Madura gencar dibicarakan, namun Said menjelaskan bahwa dalam membangun infrastruktur harus menyesuaikan dengan pendapatan ekonomi masyarakat Madura.

Baca Juga:  Gelar Reses, Ketua Banggar RI Dicurhati Harga Tembakau dan Kelangkaan Pupuk

“Kalau kereta api dalam jangka panjang saya setuju, tapi kalau jalan tol jangan ngimpi lah, jangan ngasi narasi baru yang seakan-akan menyenangkan masyarakat, jika pun itu akan dibangun maka negaranya akan rugi,” tutupnya saat diwawancarai.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander
Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru