Wacana Pembangunan Jalan Tol Madura, Said Abdullah: Jangan Ngimpi Lah

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI MH. Said Abdullah melakukan kegiatan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumenep dengan tema ‘Kebangsaan’, Sabtu (29/02) sekitar pukul 10:00 WIB di aula lantai III.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Sumenep Ach. Fauzi.

Dalam penyampaian materi kuliah umum saat itu, Said Abdullah menyampaikan kepada semua mahasiswa yang hadir untuk selalu mencintai Pancasila serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bagaimana Madura yang hingga saat ini jarang ada konflik.

Baca Juga:  Ketemu Masyarakat, Ketua Banggar DPR RI Minta Semangat Gotong Royong Dihidupkan

“Madura jarang ada konflik, baik konflik suku, ras, dan lain-lain, sebab mayoritas masyarakat Madura penganut ahlussunah wal jama’ah,” terangnya.

Lain dari itu pula, pria yang menjabat sebagai anggota DPR RI empat periode berturut-turut itu, mengatakan untuk selalu hidup berdampingan, dan guyub rukun.

“Yang menonjol dari sikap rakyat Indonesia menurut survei, adalah nilai sosial yang tinggi, diantaranya adalah masyarakat Madura,” tuturnya.

Dalam mobilisasi pertumbuhan ekonomi Madura, maka tidak heran jika isu pembangunan rel kereta api hingga jalan tol di Madura gencar dibicarakan, namun Said menjelaskan bahwa dalam membangun infrastruktur harus menyesuaikan dengan pendapatan ekonomi masyarakat Madura.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Terima Audensi Kepala Kementrian Agama RI Kanwil Jatim

“Kalau kereta api dalam jangka panjang saya setuju, tapi kalau jalan tol jangan ngimpi lah, jangan ngasi narasi baru yang seakan-akan menyenangkan masyarakat, jika pun itu akan dibangun maka negaranya akan rugi,” tutupnya saat diwawancarai.

Leave a Reply