Polres Sumenep Pastikan Hingga Saat Ini Tidak Ada Kasus Penculikan Anak

- Admin

Minggu, 23 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Aparat Kepolisian memastikan tidak ada penculikan anak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Hal itu dilakukan karena perkembangan isu pernculikan anak yang beredar di masyarakat melalui media sosial akhir-akhir ini, baik dalam bentuk tulisan atau pun dalam bentuk video.

Pihak kepolisian Sumenep meyakinkan, bahwa Sumenep masih dalam kondisi aman atas kasus-kasus penculikan anak tersebut.

Humas Polres Kabupaten Sumenep AKP Widiarti S, mengatakan bahwa dalam memastikan isu tersebut, Polres Sumenep beserta jajaran sudah melakukan pengecekan dan juga pendataan.

Baca Juga:  Bekerja di Bali, Warga Dungkek Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Namun tidak ditemukan adanya laporan terkait isu tersebut,” terangnya.

Berbeda dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang sudah mengeluarkan surat edaran, dengan nomor surat 421/260/435.101.1/2020 yang dikeluarkan Disdik Kabupaten Sumenep pada tanggal 19 Februari 2020, inti dari isi surat edaran tersebut berupa imbauan untuk selalu waspada terhadap upaya penculikan anak yang akhir-akhir ini marak dibicarakan di media sosial.

Padahal isu yang beredar tersebut hingga saat ini tidak terbukti atas adanya kasus penculikan anak, setelah dilakukan pengecekan oleh Polres Sumenep.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Minta Kades Perhatikan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui DD dan ADD

Oleh sebab itu, pihak kepolisian Resort Sumenep berharap kepada semua masyarakat Sumenep khususnya, untuk tidak langsung mempercayai atas isu yang beredar sebelum memastikan kejadian dan bukti-bukti yang ada.

Tidak hanya itu, AKP Widiarti S juga mengharapkan kepada semua media yang ada di Sumenep, untuk memberikan informasi lurus atas isu tersebut.

“Kami mengharapkan rekan-rekan media agar membantu mendinginkan suasana, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sumenep biar tenang,” tulisnya melalui WhatsApp grup Humas Polres Sumenep, Sabtu (22/02) pukul 19:49 WIB.

Baca Juga:  Salah Satu Orang Tua Korban Dugaan Kekerasan Siswa SMP di Camplong Sampang Diintimidasi

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru