Pandemi Covid-19 Belum Mereda, Pertandingan Sepakbola di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang Tetap Digelar!!! Kok Bisa?

- Admin

Jumat, 25 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan sepakbola antara Barbara dan Putra Banyuates benar-benar nekad. Pasalnya, acara yang digelar di lapangan Wijaya Kusuma, Kecamatan Sampang pada Jumat (25/12/2020) sore itu diduga tidak mengantongi surat rekomendasi dari satgas Covid-19 maupun ijin keramaian dari pihak kepolisian setempat.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, pertandingan yang diadakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sampang dalam rangka kompetisi internal dengan tanpa aparat keamanan dari TNI-Polri tersebut berakhir ricuh.

Kericuhan itu sendiri berawal saat ada salah satu pemain cidera, membuat beberapa pemain lainnya tidak terima sehingga terjadi saling baku hantam antar pemain. Beberapa pemain dari kedua tim berlari ke tengah lapangan. Diantara mereka ada yang bermaksud untuk melerai. Namun beberapa orang lagi ada yang ikut terlibat dalam perkelahian.

Baca Juga:  Daihatsu Xenia Seruduk Terios di Tol Pandaan-Malang

Zainul salah satu warga yang berada dilokasi kejadian mengatakan bahwa, pertandingan itu dilakukan tanpa ada penonton maupun pihak keamanan dari TNI dan Polri.

“Semuanya sudah clear, pemain dari Putra Banyuates maupun dari Barbara. Tetapi saat kisruh tidak ada pihak keamanan,” katanya.

Permainan tersebut diselenggarakan tanpa adannya penonton. Namun berselang lima belas menit kericuhan tersebut terjadi, kemudian pihak kepolisian setempat datang ke lokasi.

“Setelah beberapa menit kisruh baru Polisi datang. Jadi, pada saat kisruh itu tidak ada satu pun dari pihak keamanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Nekat Terobos Lampu Merah, 2 Truk di Sampang Terlibat Kecelakaan

Sementara M Faruk, Ketua PSSI Kabupaten Sampang mengatakan bahwa, pihaknya tidak mengetahui adanya keributan saat pertandingan berlangsung. “Saya tidak tahu, ini masih mau ke lokasi,” kata Faruk singkat.

Dihubungi terpisah, Rachmat Sugiono selaku penanggungjawab posko Covid-19 Kabupaten Sampang mengaku bahwa, pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi pada pertandingan sepakbola yang berakhir baku hantam itu.

“Kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi apapun terkait pertandingan tersebut,” tutur Rachmat Sugiono secara singkat.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Sampang belum bisa dimintai keterangan.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru