Diduga Kehabisan Oksigen, Dua Penggali Sumur Meninggal Dunia

- Admin

Minggu, 18 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Diduga kehabisan oksigen saat menggali sumur dengen kedalaman 10 meter, dua warga Sumbernangka Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep meninggal dunia, Sabtu (17/10) sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya menggali sumur milik Saha Dusun Lambeng Dejeh Desa Kalikatak Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Mereka adalah Harsani (42) dan Wari (45) warga Dusun Tengah, Desa Sumbernangka, Kecamatan Arjasa

Kasubah Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengatakan bahwa Saha menyuruh keduanya menggali sumurnya yang terletak di samping rumahnya.

“Keduanya diongkos 800 ribu rupiah,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Resmikan Sumur Bor Program CSR

Penggalian sumur dimulai pukul 14.00 Wib dengan cara Harsani turun ke dalam sumur, sedangkan Wari berada di atas.

Selanjutnya pada pukul 16.00 WIB, Harsani meminta tolong kepada Wari karna sesak nafas.

Kemudian Wari turun kedalam sumur sambil membawa tali dan mengikat Harsani yang mau dibawa keatas.

Namun Wari juga kehabisan nafas, selanjutnya warga lainnya menarik keduanya lalu membawa korban ke Puskesmas Arjasa.

“Kedua korban meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Arjasa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru