Putus Rantai Penyebaran Covid 19, Bupati Sumenep Minta Masyarakat Tarawih di Rumah

- Admin

Sabtu, 25 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Setelah empat orang dinyatakan positif Covid 19, Bupati Sumenep A. Busyro Karim langsung meminta warganya untuk salat tarawih di rumah masing-masing.

Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus Covid 19 yang mulai masuk Kabupaten Sumenep.

“Salat tarawihnya lebih baik di rumah saja bersama keluarga inti,” jelas Bupati dalam jumpa pers dengan sejumlah media di rumah dinas (rumdis).

Politisi PKB itu menambahkan menjaga keselamatan jiwa itu jauh lebih penting. Apalagi, salat tarawih itu merupakan sunnah.

Baca Juga:  Seorang PNS di Sumenep Tewas Saat Diseruduk Mobil Pickup

“Bukan meninggalkan salat terawih. Tapi, kami tegaskan untuk menjalankan salat terawih, tapi di rumah saja. Bahkan, ibadah wajib saja bisa digugurkan jika mengancam jiwa,” ungkapnya.

Suami Nurfitriana itu menambahkan, penyebaran virus Corona ini tidak boleh dianggap enteng dan tidak boleh lengah,

“Saat ini sudah ada 4 orang yang terkonfirmasi covid 19 ini. Makanya, jangan dianggap enteng masalah virus ini,” tuturnya.

Mantan Ketua DPRD itu mengatakan diperlukan gerak bersama untuk memutus mata rantai ini.

“Gerakan bersama memutus virus corona selain di atas, maka hendaknya menggunakan masker, jaga jarak, dan sering-sering cuci tangan, dan tetap jaga kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polres Sumenep Amankan Begal Payudara dan Pantat

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru