BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Pengurus Jawa Timur menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak di RSUD Padangan, Bojonegoro, Sabtu (31/10/2026).
Perwakilan Perdami Jatim, dr. Agung Pambudi, Sp.M.,dalam sambutanya Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi untuk menekan angka kebutaan akibat katarak di wilayah Jawa Timur,khususnya Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan baksos tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, jajaran Direksi RSUD Padangan, serta puluhan tenaga kesehatan dan dokter spesialis mata dari Perdami Jatim.
Secara terpisah dr. Agung menegaskan bahwa pihaknya bersama rekan sejawat akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal guna memangkas angka kebutaan,kurang lebih ada 14 dokter spesialis dari Perdami dalam baksos ini.
“Sebanyak 14 dokter spesialis mata diterjunkan langsung untuk melayani para pasien.” Terangnya.
Lanjut, dr. Agung Pambudi, mengungkapkan bahwa jumlah penderita baru katarak di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya hingga mencapai angka ratusan ribu kasus.
Berdasarkan data nasional, sekitar 1,6 juta penduduk Indonesia mengalami kebutaan, dengan 80 persen di antaranya disebabkan oleh katarak.
Sementara itu, angka prevalensi kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun di Indonesia mencapai 3,0 persen, di mana 70 hingga 81 persen kasus tersebut dipicu oleh katarak.
“Katarak memang banyak karena faktor usia, kurang lebih 3 persen dari total sekian juta jumlah penduduk di Indonesia. Program baksos ini rutin dilakukan oleh Perdami Jawa Timur untuk mengatasi backlog katarak,” ujar dr. Agung di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan, meskipun Perdami Jatim telah sering mengadakan baksos serupa di berbagai daerah pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan yang dilakukan di RSUD padangan ini belum mencakup sinergi dengan (red:di lima RSUD.)
Lanjut, dr agung Melalui sinergi antara Perdami Jatim dan pemerintah daerah melalui RSUD Padangan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata semakin meningkat serta target penurunan angka kebutaan di Bojonegoro dapat tercapai secara optimal.
“Kami akan berusaha memberikan pelayanan maksimal. Semoga pelayanan hari ini dan seterusnya menjadi semakin baik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baksos perdami Jatim dan RSUD Padangan Dirasakan Langsung oleh Pasien, Kehadiran program baksos ini disambut antusias oleh masyarakat, dari beberapa warga dari berbagai kecamatan.
Salah satunya oleh Budiono (60), warga Kelurahan Mojokampung, yang menjalani operasi katarak pada mata sebelah kiri.
Menurut Budiono, program baksos operasi katarak gratis ini sangat membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis segera.
“Rumah saya Mojokampung. Perawatannya kurang lebih tujuh hari, tadi oleh dokter masih dicek untuk perawatannya. Ya, baksos ini sangat membantu kami karena dari operasi sampai perawatannya semuanya gratis,” tutur Budiono penuh syukur.
Penulis : Takim
Editor : Putri


















