Bupati Bojonegoro Berangkatkan CJH Kloter Kedua

- Admin

Sabtu, 4 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sebanyak 261 calon jamaah haji dari total 730 orang dari Kabupaten Bojonegoro dari kloter kedua diberangkatkan oleh Bupati Anna Muawanah yang didampingi oleh Forpimkab Bojonegoro, dan Panitia Team Pemberangkatan Calon Jamaah haji, OPD dan SKPD Pemkab Bojonegoro. Sabtu (4/05/2022).

Bupati Bojonegoro Hj Anna Muawanah dalam sambutannya mengatakan, sangat bersyukur Pemerintah Daerah Bojonegoro mulai bisa memberangkatkan Calon Jama’ah haji dari Bojonegoro.

Karena selama ini World Health Organization (WHO) belum mengumumkan tentang end demi (belum berakhir Pandemi) dan saat ini masih Pandemi namun Bojonegoro sudah bisa memberangkatkan Calon Jama’ah haji, hal ini pertanda Bojonegoro sudah tidak ada Pandemi dan hilang hari ini.

“Rasanya mata saya mau ‘Brebes Mili” khususnya pemkab Bojonegoro, satu tahun lalu dunia mencekam, karena masih Pandemi covid, Allhamdulillah bapak ibu sudah bisa berangkat naik haji, meskipun WHO belum mencabut tentang Pandemi, namun kita wajib berhati hati tidak boleh lengah, satu tahun Allah telah memberi Rahmat, Allah menarik Pandemi tersebut, meskipun WHO belum mencabut Endemi dan masih pandemi,” terangnya.

Baca Juga:  Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Bupati perempuan pertama kali di Bojonegoro tersebut juga berpesan agar calon jemaah haji lebih banyak bersyukur karena bisa berangkat haji, karena sempat tertunda dua tahun.

Hj Anna Mu’awanah mengajak warganya mentaati peraturan protokol kesehatan, karena World Health Organization (WHO) belum merilis untuk kita bebas berkumpul, dan Bupati juga mengingatkan karena Jamaah haji itu tempat berkumpulnya orang yang sama jam dan waktu orang yang sama, hal tersebut saat wukuf, saat Towaf, saat sa’i, semua di sana di pukul waktu yang sama,

Imbuhnya, apalagi saat Jama’ah haji memasuki ritual melempar Jumrah , Bupati berpesan Calon Jama’ah haji jangan mengejar kesempurnaan, karena semua yang disana ingin mengejar kesempurnaan semua, kalau itu datang dan berkesempatan boleh dilakukan.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Gelar Takbir bersama di Pendopo Malowopati

“Karena semua disana semua orang ingin mengejar kesempurnaan, kesempurnaan itu relatif, misal kita ingin sempurna. tapi menyakiti orang lain, tersakiti itu catatan yang lain, yang penting itu nawaitu kita, banyak berdoa, banyak beretika, berzikir, dan seterusnya,” pesannya.

Dan Bupati juga berpesan untuk Calon Jama’ah haji Bojonegoro agar mendoakan warga Bojonegoro yang dirumah, sehat keluarganya dan selalu rukun serta bahagia dan Bojonegoro segera terbebas dari pendemi.

Secara terpisah Sahlan selaku Kapala bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Bojonegoro, hari ini digelombang ke dua ini Pemkab memfasilitasi 3 armada Truck sebagai pengangkut koper Calon Jamaah haji Bojonegoro Dan 6 Bus

“Pemberangkatan kita fasilitasi 3 truck berangkatnya pukul 5:30 WIB tadi, untuk pengangkut koper (barang)insya Allah pagi tadi sudah tiba, untuk bus ada 6 bus insya Allah jam 12:00 WIB harus sudah tiba sampai di asrama haji Sukolilo,” jelasnya.

Baca Juga:  Kasat Reskrim Polres Sumenep Dimutasi

Dari pengalian informasi awak media Suara Bangsa, Pemberangkatan calon jamaah haji kabupaten Bojonegoro tahun 1443H/2022M, Jumlah total 722 CJH Yang terdiri dari, Kloter ke 1, jumlah 2 CJH. (Memenuhi kuota Kabupaten Lain di Wilayah Jatim), Kloter ke 2, jumlah 261 orang CJH, Kloter ke 3 berjumlah 446 CJH dan 13 jamaah haji cadangan mengisi kloter berikutnya.

Hal tersebut dibenarkan Sahlan, bila ada faktor yang gagal berangkat karena unsur Administrasi. Dalam tahun ini ada 8 orang Calon Jama’ah haji yang gagal menunaikan ibadah (haji) rukun Islam yang ke lima tersebut.

“Untuk besok ada 446 Calon jama’ah haji (CJH) yang akan berangkat, dan Yang gagal berangkat informasi data dari Kemenang ada 8 orang dari kuota 730 CJH yang berangkat tinggal 722 CJH, faktor tidak ada konfirmasi terkait pelunasan administrasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru