Monitoring Pelaksanaan UNBK, Wabup Sumenep Berharap Tahun Ini Tidak Ada Siswa yang Tertinggal

- Admin

Rabu, 18 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah tiga hari berlangsung di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, melakukan pemantauan bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sumenep, Sugiono Eksanto, pada beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Rabu (18/03).

Pemantauan Wabup tersebut dilakukan di SMKN 1 Kalianget, SMK Kesehatan Mulia Husada Sumenep, dan SMKN 1 Sumenep, untuk memastikan kelancaran pada pelaksanaan ujian, pihaknya langsung mendatangi ruang pelaksanaan ujian saat itu, hingga akhirnya Wabup mengatakan dalam pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar tanpa kendala.

Baca Juga:  Bupati H Slamet Junaidi: Safari Ramadhan Momentum Silaturahmi dan Serap Aspirasi

Tidak hanya itu, Achmad Fauzi juga turut mendoakan para peserta ujian agar memperoleh nilai yang memuaskan dan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kita doakan semoga semua peserta UNBK SMK tahun ini, angka kelulusannya mencapai seratus persen, supaya tidak ada siswa peserta ujian yang tertinggal,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sumenep, Sugiono Eksanto juga manambahkan, UNBK di tingkat SMK tahun ini menurutnya berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, namun kata dia masih ada satu lembaga pendidikan yaitu SMK Isma’iely yang berada di kepulauan, tepatnya di Pulau Masalembu yang tidak bisa melaksanakan ujian secara online, tapi melaksanakan dengan cara offline atau seperti biasa.

Baca Juga:  Setelah Cekcok Dengan Istrinya, Warga Arjasa Lompat Dari Menara

“Hal ini akibat dari jaringan internet yang kurang maksinal. Namun, secara keseluruhan pelaksanaannya berjalan lancar, mengingat lembaga penyelenggara semakin banyak dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Sugiono, bahwa jumlah peserta UNBK tingkat SMK di tahun ini mencapai 4000 lebih yang tersebar di enam puluh satu lembaga pendidikan penyelenggara.

“Angka kehadiran peserta sangat bagus, meskipun ada sekitar 0,1 persen di hari pertama tidak ikut ujian berhubung sakit, sehingga mereka mengikuti ujian susulan. Selebihnya ada siswa yang tidak ikut ujian karena menikah dan berhenti sekolah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Setelah Satu Jam Dilakukan Pemeriksaan di RSUD Sumenep, Wabup Fauzi Dirujuk ke Surabaya

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru