Warga Apresiasi Pemasangan PJU di Jalan Raya Tambaan-Prajjan Camplong

- Admin

Minggu, 29 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Para pengguna jalan yang biasa melintas di jalan raya Tambaan-Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur saat ini bisa sedikit lega jika harus bepergian di malam hari.

Pasalnya, kondisi ruas jalan kabupaten tersebut saat ini sudah terang benderang. Tidak seperti sebelumnya, saat harus pergi malam hari selain gelap warga pun khawatir tergelincir dan terperosok di lubang jalan.

Haji Habi, salah satu warga yang biasa melintas di jalan tersebut mengaku sangat senang atas pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Pasalnya, menurut dia selama ini, baru kali ini jalan itu menjadi sangat terang.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena jalan ini sudah tak gelap seperti dulu lagi. Sekarang kalau melewati jalan ini tidak khawatir jatuh, karena sudah terang,” kata H Habi saat ditemui kontributor suarabangsa.co.id dilokasi pada Minggu (29/05/2022).

Baca Juga:  BRAVO 5 Solid Kawal Pemerintahan Jokowi Sampai Masa Akhir Jabatan

Namun, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak ini mengatakan, meskipun lampu PJU di jalan tersebut sudah terpasang, tetapi pencahayaannya belum maksimal lantaran jarak penempatan lampunya yang sangat berjauhan.

Sebab, kata Habi, jalan yang gelap tentu sangat rawan ketika dilewati, terutama dari segi keamanan mengingat jalan tersebut rusak dan berlubang.

“Semoga ada tambahan lampu PJU lagi. Saya berharap, ke depan tidak hanya lampu jalan, tetapi jalan berlubang juga dapat diperbaiki,” tambah Habi memungkasi.

Sependapat dengan H Habi, salah seorang tukang ojek offline, Nasiri juga merasa senang atas pemasangan PJU tersebut. Namun demikian, dirinya berharap agar penempatan titik penerangan lampu itu tidak terlalu renggang.

Baca Juga:  AMPJ Sesalkan Manuver Kapolres Sampang yang Diduga Ada Upaya Untuk Adu Domba Wartawan

“Pemasangan lampu penerangan jalan ini kita apresiasi, tetapi kita berharap lampunya bisa ditambah lagi biar pencahayaannya benar-benar dirasakan oleh para pengguna jalan,” harap Nasiri.

Atas realisasi lampu PJU tersebut, Nasiri pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena telah memprioritaskan kebutuhan masyarakat.

“Terimakasih sudah dipasang lampu jalan, dengan sudah ada lampu jalan ini saya sekarang tidak takut lagi kalau ngojek tengah malam,” kata Nasiri.

Hal yang sama juga diakui H Sumo, seorang nelayan yang juga kerap melintas di jalan tersebut. Menurutnya, pemasangan lampu itu telah lama dinanti warga karena selama ini kondisinya sangat gelap, warga yang melintas pun sangat berhati-hati. Namun setelah dipasang PJU menjadi terang.

Baca Juga:  ODR dan ODP Virus Corona di Sampang Semakin Bertambah

“Saya senang sekali bisa menikmati jalan yang terang ketika malam hari. Karena jalan yang terang memberikan kesan aman, terlebih ini kan jalan yang menghubungkan ke beberapa desa,” ucap Sumo.

Kendati demikian, Sumo mengaku sejauh ini di jalan tersebut terbilang aman dari kriminalitas dan tidak pernah terjadi tindak kejahatan meski ketidak adanya lampu penerang jalan umum.

“Saya yang bekerja sebagai nelayan selalu lewat di sini, memang belum ada kejadian apa-apa di lintasan ini, namun jalan kan harus tetap terang biar masyarakat pengguna jalan nyaman,” tandas Sumo.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru