Terima DBHCHT, Dinkes Pamekasan Manfaatkan Untuk Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin

- Admin

Kamis, 26 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, memanfaatkan dana hibah DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) tahun 2021, terfokus untuk pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat, yakni khusus masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Kasubag Perencanaan dan Evaluasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Suliha mengatakan, mengenai cara untuk mendapatkan bantuan jaminan kesehatan tersebut, masyarakat Pamekasan bisa langsung datang dan mendaftarkan ke Dinas Sosial (Dinsos).

Kemudian Dinas Sosial lanjut mendaftarkan ke BPJS, atau yang keren dikenal oleh masyarakat dengan sebutan BPJS gratis, akan tetapi dalam program disebut PBID yakni (Penerima Bantuan Iuran Daerah), Kamis (26/08/2021).

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Poster 'Udin Nyalonong Nyalon Bupati Sumenep' Ini Viral di Medsos

“Tugas Dinas Kesehatan hanya membayarkan premi dari Dinsos saja,” ucap Suliha saat ditemui oleh Reporter SuaraBangsa.co.id di ruang kerjanya.

Sedangkan untuk kriteria sasaran kesehatan bagi masyarakat miskin, itu dari dinas sosial yang menentukan, dan dinsos yang menentukannya.

Sementara ditanya terkait jumlah dana yang diterima oleh Dinas Kesehatan untuk tahun 2021 ini, dirinya menyebutkan untuk dana yang diterima berjumlah sebesar 14.137.403.250. sedangkan untuk dana tersebut mulai bulan Januari hingga bulan Juli kemarin sudah diklaimkan.

Jika dana yang ada tidak mencukupi, maka Dinas Kesehatan akan bersurat ke Bupati Pamekasan Badrut Tamam, kemudian Bupati akan meneruskan ke Bappeda dan BKD.

Baca Juga:  Di Sumenep Nenek Sebatang Kara Sulit Dapat Bantuan, Kades Setempat: 'Dia Masih Mampu Menghidupi Dirinya Sendiri'

“Kami sebagai SKPD yang memiliki kegiatan itu, tinggal koordinasi saja,” tuturnya.

Berita Terkait

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB