Refleksi Satu Tahun Wahono-Nurul: Fraksi Golkar Soroti Mandeknya Program Kesejahteraan dan Urgensi pengawasan Anggaran

- Admin

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro, Sigit Kusharianto, memberikan catatan kritis terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Wahono-Nurul. Bojonegoro Hari Sabtu 21/2/2026, Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Lelaki yang akrab dipangil ayah Sigit tersebut menegaskan bahwa janji politik harus segera bertransformasi menjadi kebijakan nyata, bukan sekadar wacana anggaran.

Ayah Sigit menilai aspek paling menonjol dalam setahun terakhir adalah keberhasilan Wahono-Nurul dalam meruntuhkan sekat antara penguasa dan rakyat.

Menurutnya, akses masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan kini jauh lebih terbuka dan positif.
Namun, keterbukaan komunikasi tersebut dianggap belum berbanding lurus dengan implementasi program kesejahteraan.

Baca Juga:  Polsek Kerembangan Imbau Masyarakat Tidak Perlu Takut Operasi Zebra 

“Untuk program kesejahteraan yang mengarah ke masyarakat, ini belum terlihat. Mungkin baru karena berjalan di tahun 2025,” ujar Sigit saat memberi keterangan terkait refleksi satu tahun pemerintahan daerah Wahono-Nurul.

Ia menyoroti Program Gayatri sebagai program unggulan yang hingga kini realisasinya masih dinantikan oleh masyarakat luas.

Sektor Ekonomi dan Sinkronisasi Pusat
Di sektor ekonomi, Sigit mendorong optimalisasi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM untuk lebih agresif menumbuhkan ekonomi kerakyatan.
Ia juga mencatat adanya ketidaksinkronan antara kebijakan daerah dengan visi pemerintah pusat (Asta Cita).

Baca Juga:  Perda Dana Abadi Berkelanjutan Tidak Jadi Disahkan di 2025, Anggaran di Drop Dialihkan Dianggaran Lain

“Program kesejahteraan ini harusnya seirama dengan Asta Cita pusat. Namun, sejauh ini kami menilai koordinasi tersebut belum berjalan dengan baik,” tegasnya.

Meski demikian, ia memberikan apresiasi khusus pada sektor pertanian melalui distribusi pupuk non-subsidi yang dinilai tepat sasaran bagi kelompok tani.

Fraksi Golkar memberikan penekanan serius pada dua sektor krusial, Pendidikan dan Pengawasan Internal. Sigit mendesak pemerintah segera melakukan audit sarana prasarana melalui sistem Dapodik.

Ia mengingatkan bahwa lembaga pendidikan swasta juga merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten yang harus diakomodir usulannya.
Yang kedua,Terkait fungsi Inspektorat (APIP), Sigit meminta ketegasan dalam pengawasan anggaran.

Baca Juga:  Tiga Sekolah dan Dua Desa di Probolinggo Mendapat Penghargaan Adiwiyata

“Jangan ada tebang pilih. Jika ada yang tidak benar, harus berani dan tegas melakukan penindakan,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Sigit mengingatkan bahwa kekuatan anggaran Bojonegoro sangat mumpuni untuk mengeksekusi seluruh janji kampanye.

Ia berharap di tahun kedua, pemerintah tidak lagi terjebak pada proses administratif, melainkan langsung pada implementasi kebijakan yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat.

“Saya mendorong agar dilakukan gerak cepat. Jangan sampai program-program tersebut hanya menjadi janji politik saja,” pungkas Sigit.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru