Euforia Pesta Kembang Api di Tengah Larangan Tegas Kapolri dan Kapolres Bojonegoro

- Admin

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Perayaan malam pergantian tahun 2026 di Alun-Alun Bojonegoro menyisakan catatan kritis. Meski ribuan warga terhibur oleh gelaran musik dan pertunjukan cahaya, peristiwa ini mencuatkan isu pelanggaran terhadap instruksi pusat dan prosedur perizinan keamanan yang ketat. Kamis 1/1/2026 Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Instruksi Kapolri, Demi Empati di Atas Euforia Untuk tahun baru 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran Kepolisian di Indonesia untuk tidak mengeluarkan izin pesta kembang api.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati nasional terhadap rentetan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh di penghujung tahun 2025.

Polres Bojonegoro pun, melalui Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi, telah menindaklanjuti instruksi tersebut dengan himbauan resmi yang melarang penggunaan kembang api, knalpot brong, dan konvoi demi menjaga suasana kebatinan yang kondusif.

Baca Juga:  Viral di Medsos, Pemuda Asal Baureno Ubah Lahan Kosong Jadi 'Lautan' Cuan

Namun Komitmen dan Realitas di Lapangan, di Acara di kawasan Alun-Alun Bojonegoro masih ada letusan kembang api dalam moment menyambut tahun baru, meskipun jalanan biasa saja dan tidak ada konvoi mau pun kenalpot brong, dalam pantauan awak media Warga lebih banyak menghabiskan di kampungnya masing-masing, alun-alun Bojonegoro pun lengang tidak seperti tahun-tahun sebelum nya.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan tepat pukul 00:00 WIB, kembang api tetap menyalak di sekitar lokasi (Red: Alun-alun Bojonegoro).

“Katanya tidak boleh nyulut kembang api, tapi kok ini ada kembang api, bagaimana ini ijin keramaian nya”Ungkap Anik saat malam pergantian tahun, yang nongkrong bersama teman-teman nya diseputar alun-alun Bojonegoro.

Baca Juga:  Dulu Rusak Parah, Jalan Banjar Talela Camplong Kini Mulus, Warga Apresiasi Bupati Sampang

 

Hal ini memicu pertanyaan edukatif
Siapa yang menyalakan….?
Seringkali, kembang api disulut oleh oknum penonton atau pihak luar di area publik yang sulit dikontrol secara instan di tengah ribuan massa.
Dan area alun-alun juga digelar event musik pergantian tahun.

Catatan Redaksi, Konsekuensi Hukum dan Regulasi Secara edukatif, masyarakat perlu memahami bahwa menyelenggarakan pesta kembang api tanpa izin tertulis dari kepolisian memiliki dasar hukum sanksi yang berat.

Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951, Mengatur tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman yang serius.
Pasal 510 KUHP, Mengatur tentang keramaian umum tanpa izin.

Baca Juga:  AKD Dukung Polres Bojonegoro Tindak Tegas Perjudian Pilkades

Peraturan Kapolri No. 17 Tahun 2017, Mengenai pengawasan dan pengendalian bahan peledak komersial (termasuk kembang api kategori besar).

Bagi penyelengara hiburan Ketidakpatuhan terhadap himbauan Polres dan Instruksi Kapolri bukan sekadar masalah “hiburan”, melainkan risiko keamanan nyata.

Kembang api di tengah kepadatan ribuan orang tanpa standar keamanan (red:seperti petugas pemadam kebakaran yang standby di titik peluncuran) dapat berakibat fatal jika terjadi malfungsi.

Peristiwa di Bojonegoro ini menjadi pelajaran penting bahwa sinergi antara Ketegasan Aparat, Tanggung Jawab Penyelenggara, dan Kesadaran Warga adalah kunci utama perayaan yang bermartabat.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:23 WIB

Presiden Bantu Tukang Becak, Politisi Gerindra Bojonegoro: Langkah Nyata Kepedulian Presiden

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:11 WIB

Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:44 WIB

Gus Ipul di Bojonegoro: Bansos Kini Tak Lagi Permanen, Data Diperbarui Tiap 3 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 03:52 WIB

Sengkarut Bantuan Listrik Bojonegoro, Data Damisda dan Realita Lapangan Tak Sinkron, Warga Tanjungharjo Jadi Korban

Jumat, 4 Juli 2025 - 16:26 WIB

Yayasan Milik H. Her Memberikan Bantuan Bedah Rumah pada Warga Konang Pamekasan

Kamis, 5 Juni 2025 - 21:23 WIB

Kandang Katandur Farm Menyerahkan Hewan Qurban Milik Presiden RI ke Bupati Pamekasan

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:11 WIB

Satu Rumah Warga di Sampang Roboh Diterjang Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:40 WIB

Bersama BPJS, Bupati Bojonegoro Berikan Santunan Jamsostek

Berita Terbaru