SMSI Madura Raya Akan Gelar ‘SMSI Award 2025’

- Admin

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kabupaten se-Madura Raya akan menyelenggarakan perhelatan akbar SMSI Award 2025 yang akan digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jawa Timur.

Acara bergengsi ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus SMSI dari empat kabupaten se-Madura Raya, yakni SMSI Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan dalam satu momentum penuh makna.

Toifur Ali Wafa selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa acara ini akan berlangsung pada Malam Kamis, 28 Mei 2025 dan akan dimeriahkan oleh sejumlah penampilan budaya khas Madura.

“Tiga grup musik tradisional tong-tong telah kami siapkan, yakni Mega Remmeng, Siding Puri, dan Pangeran Sumenep,” kata Toifur kepada media ini, Kamis siang 8/5/2025.

Selain itu, kehadiran para penari cantik asal Kabupaten Sumenep juga akan menambah semarak suasana dalam acara yang dikemas dengan nuansa sakral namun meriah tersebut.

Menurut Toifur, SMSI Award 2025 tidak hanya menjadi seremoni pelantikan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi membangun daerah.

Penghargaan akan diberikan kepada berbagai tokoh, mulai dari Bupati, unsur TNI, DPD RI, hingga sejumlah kepala OPD yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pelayanan publik.

Baca Juga:  Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

Tak ketinggalan, para Camat, Puskesmas, pemerintahan desa, pengusaha lokal, dan petani berprestasi juga akan mendapatkan penghargaan dalam ajang ini.

“SMSI ingin membangun budaya apresiasi yang inklusif, di mana semua lapisan masyarakat yang berkontribusi layak mendapatkan penghormatan,” imbuh Toifur.

Uniknya, dalam ajang berskala nasional ini, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga akan dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan.

Pagelaran ini dirancang tidak hanya sebagai ajang seremoni, tetapi juga sebagai ruang sinergi dan kolaborasi lintas sektor di wilayah Madura.

Sejumlah tokoh penting dari Jakarta, Jawa Timur, dan Madura secara umum dijadwalkan hadir dalam perhelatan ini, menandakan dukungan kuat terhadap eksistensi media lokal.

Sementara itu, Wahyudi, Koordinator SMSI Madura Raya yang juga Ketua SMSI Sumenep, menyebut kegiatan ini sebagai sejarah baru yang akan menjadi catatan penting dalam perjalanan media siber di Madura.

Baca Juga:  Bersama Sari Roti, SMSI Sumenep Bagi-bagi Takjil

“Ini pertama kalinya di Madura Raya ada event sebesar ini, menyatukan seluruh SMSI dari empat kabupaten dalam satu forum sekaligus,” ujarnya dengan bangga.

Ia menargetkan kehadiran ratusan tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan, organisasi profesi, komunitas budaya, dan tokoh masyarakat dalam pergelaran tersebut.

Tak hanya dari kalangan birokrat dan tokoh senior, Wahyudi menekankan bahwa generasi milenial juga diundang untuk menyaksikan langsung semangat kolaborasi dan apresiasi yang dibangun SMSI.

“Generasi muda perlu melihat langsung bahwa kerja keras dan dedikasi itu layak diapresiasi. Ini bentuk edukasi lewat peristiwa nyata,” ujar Wahyudi menambahkan.

Selain menjadi forum apresiasi, SMSI Award 2025 juga dirancang sebagai momentum kebangkitan insan media lokal di tengah era digital yang terus bergerak dinamis.

Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan antara media, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun Madura yang lebih maju, inklusif, dan adaptif.

Dengan mengusung konsep budaya dan teknologi, SMSI Award 2025 tidak hanya mengangkat kearifan lokal, tetapi juga menandai kesiapan Madura dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga:  Sinergi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Tiga Kendaraan di Klangon Bojonegoro

Pagelaran ini diyakini akan memberi dampak positif, tidak hanya terhadap pelaku media, tetapi juga masyarakat secara umum yang terinspirasi oleh semangat kolaboratif.

Kehadiran musik tradisional tong-tong juga dimaksudkan untuk menghidupkan kembali kesenian khas Madura yang selama ini perlahan memudar dari ruang-ruang publik.

Wahyudi sapaan akrabnya berharap, melalui ajang ini, nilai-nilai lokal bisa kembali membumi dan menjadi bagian dari narasi kemajuan Madura yang tidak tercerabut dari akarnya.

SMSI Award 2025 menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan berpihak pada pembangunan daerah, “Jelasnya.

Semua elemen masyarakat Madura diharapkan ikut terlibat, baik secara langsung maupun dalam semangat bersama membangun daerah melalui kontribusi di bidang masing-masing.

SMSI Madura Raya juga menegaskan bahwa perhelatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dan mendukung kemajuan daerah lewat jalur apresiasi dan media.

Dengan semangat kolaborasi dan kebudayaan, SMSI Award 2025 siap menjadi momentum bersejarah dan inspiratif yang akan dikenang oleh generasi kini dan mendatang,” tutupnya.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru