Listrik di Sampang Sering Padam, Warga Bingung Ngadu ke PLN Tak Ditanggapi

- Admin

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pelayanan PT PLN (Persero) ULP Sampang dikeluhkan konsumennya. Pasalnya, listrik padam tak mengenal waktu, baik siang dan malam, yang berimbas pada terganggunya aktivitas warga.

Seperti diungkapkan Karomah (39) warga Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Menurutnya, mati lampu di wilayah itu sering terjadi. Yang membuat sejumlah warga jengkel, karena hampir setiap hari terjadi.

“Ini bukan sekali dua kali, tapi sering. Seminggu bisa dua atau tiga kali dan padamnya hingga berjam-jam, jadi banyak kerjaan yang tertunda,” sesalnya, Minggu, (09/02/2025).

Baca Juga:  Tingkatkan Prekonomian, Pemdes Klompang Timur Budidaya Alpukat Jumbo Markus

Perempuan berjilbab ini mengaku tidak pernah mendapatkan pemberitahuan jika akan terjadi pemadaman.

“Yang saya ketahui jika padam, artinya ada masalah atau trouble. Meski bukan di daerah kami, namun di daerah satu jalur, maka kami juga terdampak. Tapi, mengapa sering kali terjadi?” ujarnya.

Menurut dia, dengan sering dilakukan pemadaman listrik, maka tidak menutup kemungkinan alat elektronik akan mengalami kerusakan karena listrik sering padam sehingga barang elektronik mengalami kerusakan.

“Saya sudah pernah mengalami alat elektornik rusak gara-gara byarpet. Kalau elektronik kita rusak, apakah PLN mau bertanggungjawab dengan memberikan ganti rugi. Pasti tidak mau,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Tinjau Pelaksanaan Protokoler Pencegahan Covid-19

Padahal, kata dia, bila pelanggan PLN terlambat membayar listrik, biasanya dikenakan denda. Seharusnya bila PLN melakukan pemadaman listrik, juga harus memberikan denda kepada pelanggan.

“Masa kita terlambat bayar listrik didenda, giliran mati lampu tidak memberikan ganti rugi. Ini namanya tidak adil dong,” ujarnya.

Perempuan dua anak itu beharap PLN bersikap profesional dan lebih meningkatkan pelayanannya.

“Kerusakan PLN atau masalah teknis, itu urusan dia. Sama halnya kalau kita telat bayar, pasti kena denda, PLN kan juga ngga mau tahu alasannya kenapa kita telat bayar,” keluhnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Sampang Beri Bantuan Sembako Pada Korban Laka Lantas

Dikatakan, pihaknya sudah berusaha membuat laporan ke Call Center PLN dengan nomor 123 dan juga melapor melalui aplikasi PLN Mobile.

“Kalau saya cek status di laporan PLN Mobilenya, itu tertulis “nyala sementara” padahal faktanya masih padam, lalu kemana lagi kami ini mau mengadu,” ketusnya.

Hingga berita ini dipublikasi, kontributor suarabangsa.co.id, belum memperoleh keterangan dari pihak PT PLN (Persero) ULP Sampang, terkait pemadaman listrik di wilayah tersebut.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB