Selama Tahun 2023, di Pamekasan Banyak Janda Keluaran Baru

- Admin

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Sepanjang Tahun 2023 sebanyak 1.281 Perempuan di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, resmi berstatus janda.

Hal itu berdasarkan catatan di Pengadilan Agama (PA) setempat, dari laporan perkara perceraian yang dikabulkan sejak bulan Januari hingga bulan November.

Pengadilan Agama Kabupaten Pamekasan mencatat, laporan perkara percerain yang diterima sejak bulan januari hingga bulan November total perkara yang masuk mencapai 1.329.

petugas informasi PA Pamekasan Suci Kurniawati Putri mengatakan, dari angka tersebut, perkara yang telah diputuskan melalui persidangan mencapai 1.281 kasus.

Baca Juga:  Pengusaha Muda Asal Pamekasan Ini Ciptakan Lapangan Pekerjaan di Masa Pandemi

“Untuk sisanya sudah dicabut, ditolak dan digugurkan, meski demikian kasus perceraian ini dinilai menurun dibandingkan tahun sebelumnya, yakni mencapai 1.709 perkara,” paparnya, Selasa (19/12/2023) pagi.

menurut suci, dari sekian banyak laporan perkara perceraian, paling dominan disebabkan karena perselisihan dan pertengkaran terus menerus, kemudian faktor ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta masalah lainnya.

“Dari kasus perceraian ini pihak perempuan yang paling mendominasi untuk meminta cerai, dari pada pihak laki-laki,” imbuhnya.

Untuk itu Pengadilan Agama selalu berusaha untuk mendamaikan kedua belah pihak, yakni dengan menyediakan ruang mediasi beserta mediatornya untuk memberikan kesempatan dan berunding sebelum pokok perkara dilanjutkan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Beasiswa Kedokteran

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB