Cegah Korupsi Dana Desa, Hari Murti Lestari Gelar Workshop di Jember

- Admin

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, SUARABANGSA.co.id – Hari Murti Lestari, Komisi A anggota DPRD Jatim, menggelar workshop di Jember dalam upaya untuk mencegah kasus korupsi yang melibatkan dana desa.

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa guna mencegah korupsi dan penyalahgunaan anggaran publik.

Workshop yang diselenggarakan oleh Hari Murti Lestari ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari para kepala desa, aparat pemerintahan setempat,

“Dana desa adalah aset bersama masyarakat, oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjaga dan mengawasinya agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Hari Murti Lestari.

Baca Juga:  Alami Kekurangan, Bawaslu Jember Temukan 3800 Surat Suara Rusak

Pengelolaan dana desa yang transparan akan menciptakan pemerintahan yang lebih akuntabel dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,

Workshop ini mencakup sejumlah topik penting, termasuk cara menyusun laporan keuangan yang transparan, strategi pencegahan korupsi, dan penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana desa.

Kehadiran Hari Murti Lestari dalam workshop ini diapresiasi tinggi oleh para peserta. Kombinasi pengetahuan akademis dan pengalaman nyata dalam gerakan anti-korupsi membuat materi yang disampaikannya sangat relevan dan inspiratif bagi para peserta.

Baca Juga:  Wabup Probolinggo Pantau Vaksinasi 6000 Anggota Pramuka

Salah satu peserta, Sunardi Hadi, seorang kepala desa dari Kecamatan Mayang, menyatakan, Workshop ini membuka wawasan baru dalam mengelola dana desa dengan lebih bertanggung jawab.

“Kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip transparansi dan anti-korupsi yang telah kami pelajari di sini,” ucapnya.

Diharapkan bahwa workshop ini akan mendorong adopsi praktik pengelolaan dana desa yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat lokal.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru