Jejak Kaum Aktivis, Buku Perjalanan Menjadi Mahasiswa Kritis

- Admin

Sabtu, 17 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Buku ‘Jejak Kaum Aktivis’ yang ditulis oleh Qudsiyanto salah satu mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur dibedah, Kamis 15 Desember 2022.

Bedah buku Jejak Kaum Aktivis yang ditulis Qudsiyanto bertempat di Aula Assyarqawi.

Kegiatan tersebut merupakan rentetan acara pada pembukaan Kongres Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) ke XX INSTIKA.

Qudsiyanto, sang penulis buku, mengulas panjang lebar tentang proses penulisan buku hingga diterbitkan.

Mantan Ketua PC PMII Sumenep itu menyebut masalah yang saat ini marak terjadi di dunia mahasiswa menjadi salah satu latar belakang penulisan.

Baca Juga:  Kabar Maling Tewas Dihakimi Warga di Desa Trasak, Ini Kata Kapolsek Larangan Pamekasan

“Disamping itu, lahirnya novel ini tidak lain berangkat dari pengalaman saya selama aktif berproses menjadi mahasiswa. Bagi saya menjadi mahasiswa bukan soal dunia kampus saja, lebih dari hal itu kita juga harus kritis terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya kepada seluruh mahasiswa.

Syamsuni, pembanding I mengatakan buku Jejak Kaum Aktivis harus diapresiasi oleh publik, sebab seorang aktivis yang disibukkan dengan berbagai hal masih mempunyai kesempatan untuk menulis karya berupa novel.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap penulis, karena dalam novel ini kita dapat mengambil pelajaran supaya mahasiswa disamping belajar juga harus mampu mengkritisi hal-hal yang sekiranya menyimpang dari kebenaran, lebih-lebih soal lingkungan sekitar,” kata Syamsuni yang jurnalis di Sumenep.

Baca Juga:  Anggaran Raksasa di Tengah Pemotongan Pusat, Akankah Proyek Jalan 320 Desa di Bojonegoro Hanya Jadi Formalitas?

Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko selaku pembanding II mengaku merasa senang ketika membaca buku tersebut.

Dia merasa diajak untuk mengingat kejadian-kejadian 20 tahun silam sewaktu menjadi mahasiswa yang juga pernah ikut turun jalan.

“Novel ini membawa saya mengingat terhadap kenangan pahit dan manis selama menjadi mahasiswa,” tuturnya.

Komandan Edo sapaan akrabnya juga menceritakan pengalamannnya selama menjadi mahasiswa. Dia mengaku sering dihadapkan dengan berbagai persoalan sekitar. Dari itu, Dia cukup berharap kepada mahasiswa untuk berani kritis selama berada dijalan yang benar.

Baca Juga:  Polsek Kota Tinjau Kegiatan PT Gudang Garam Sumenep

“Harapan saya, mahasiswa sekarang harus sering-sering diskusi, kajian dan kritis terhadap setiap persoalan, lebih-lebih persoalan yang melibatkan sosial,” harap Kapolres Edo memungkasi.

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru