Polemik Pembayaran Vendor JTB, PT Rekind Sebut Sudah Ada Pembayaran Tiap Bulan

- Admin

Rabu, 11 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Polemik pembayaran Vendor yang macet, di Pembangunan Jambaran Tiyung Biru (JTB) yang dikerjakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) menggelinding ke meja Komisi B DPRD Bojonegoro.

Komisi B DPRD Bojonegoro menggelar hearing bersama PT Rekind dan Pertamina EP Cepu, Rabu (11/05/2022).

Hearing tersebut dihadiri oleh GM Gas Project JTB, Ruby Mulyawan dari Pertamina EP Cepu bersama jajaran, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin bersama Jajaran. Sahudi Wakil Ketua DPRD Bojonegoro dari fraksi Gerindra, Sally atyasasmi dari fraksi Gerindra, Sigit Kushariyanto dari fraksi Golkar, Lasuri dari fraksi PAN nurani rakyat Indonesia sejahtera, Doni Bayu Setiawan dari Fraksi PDIP, Didik Trisetiyo Purnomo dari fraksi Demokrat.

Baca Juga:  PLN Janjikan Mulai Hari Ini Pulau Madura Kembali Terang

Sahudi ketua Sidang sekaligus Wakil Ketua DPRD Bojonegoro mengancam akan menggeruduk kantor pusat PT Rekind yang ada di Jakarta bila pembayaran kepada vendor ini telat.

“Kalau sampai hal ini terjadi lagi, kita semua anggota Dewan akan geruduk Kantor PT Rekind yang ada di Jakarta,” jelasnya.

Sementara, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin secara terpisah mengatakan, dalam hal ini sekitar ada 105 Vendor lokal yang ikut dalam pengerjaan di Jambaran Tiyung Biru, dan tagihan yang masuk sekitar 70 persen.

“Kalau lokal sekitar 105 vendor, tagihan masuk sekitar 70 persen, tiap bulan kita kan ada pembayaran,” jelasnya.

Baca Juga:  Menuju Indonesia Emas Bebas Narkoba, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialiasi dan Bimtek P4GN

Ia menambahkan dari 105 vendor dari sisa 70 persen yang telah masuk akan diselesaikan di bulan Juli ini, karena tiap bulan telah terjadi pembayaran, dan semua itu akan dilihat dari list-nya serta progresnya.

“Dari yang sisa sekarang diselesaikan berapa duitnya kita selesaikan di bulan Juli,” jelasnya.

Disingung terkait, vendor yang tahun kemarin belum terbayarkan atau belum dibayar, Zainal berjanji akan melihat list-nya terlebih dahulu.

“Kita lihat list-nya saja, saya tidak bisa bicara begini,” terangnya.

Dari 70 Persen tagihan (invoice) yang masuk terhadap vendor lokal Zainal menjelaskan kurang lebih sekitar satu trilun lebih, yang akan dibayarkan kepada 105 Vendor lokal.

Baca Juga:  Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

“Kalau lokal ada, bisa, sekitar 1 triliun,” ujarnya.

Disingung terkait PT Rekind yang terlambat bayar kepada Vendor, apakah benar tentang administrasi kurang memenuhi standar yang ditentukan oleh PT Rekind, hal tersebut tidak dibenarkan oleh Zainal.

“Kalau Administrasi semua sama, karena kalau tidak standar dia tidak bisa aplay kalau tidak standar yang kita berlakukan,” jelasnya.

Keterlambatan pembayaran tersebut karena Pandemi selama dua tahun, dan hal tersebut terdampak pada pembiayaan di progres pembayaran projek JTB.

“Karena situasi, jadi kayak kemarin Pandemi sangat terdampak ke proyek, tidak semua uang kita yang bisa untuk bayar, jadi banyak uang kita yang terpakai bayar mundur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB