Operasi Lilin Semeru 2021, Forkopimda Jatim Gelar Apel Pasukan

DBHCHT Sumenep

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id Forkopimda Jatim, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Wagub Jatim  Emil Elestianto Dardak beserta Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat utama pemprov Jatim menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2021, dalam rangka pengamanan jelang natal dan tahun baru (nataru) 2021-2022 yang digelar di Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya, pada Kamis (23/12/2021) pagi.

Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru ini dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai Pengambil apel dimana dalam Operasi Lilin Semeru tahun ini melibatkan sebanyak 9940 personel gabungan baik dari Polri, TNI, dan instansi samping. Operasi ini akan digelar selama 10 hari mulai Kamis, 23 Desember 2021 hingga berakhir pada Minggu, 02 Januari 2022.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Pantau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi di Sampang

Metode yang digunakan dalam Operasi Lilin 2021 yakni melaksanakan protokol kesehatan dan vaksinasi, pos pelayanan, serta pos pengamanan dibeberapa obyek vital yakni tempat ibadah, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dengan instansi terkait agar pelaksanaan Pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 berjalan dengan lancar.

“Untuk pos pengamanan di Jatim sudah ada delapan puluh tujuh titik. Selain itu di Kabupaten/Kota juga ada pelaksanaan pengamanan gereja yang mengikutsertakan pihak gereja dengan dibantu organisasi masyarakat lainnya,” kata Nico Afinta setelah apel Gelar Pasukan, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga:  Kurang Konsentrasi, Toyota Avanza Tabrak Truk di Depannya

Kapolda menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah bila tidak memiliki kegiatan. Namun, bila keluar rumah agar menyiapkan bukti telah melaksanakan vaksinasi ke-2 atau menunjukkan hasil PCR ataupun Swab Antigen.

“Mengingat pandemi belum berakhir, masyarakat diharapkan agar tetap mematuhi prokes. Sesuai SE Menteri Agama agar saat pelaksanaan nataru masyarakat yang belum melaksanakan vaksin dapat melaksanakannya di tempat posko vaksin yang telah disediakan,” pungkas Kapolda.

Leave a Reply