Ganggu Istri Orang, Warga Sumenep Tewas Penuh Luka

DBHCHT Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Diduga ganggu istri orang, Mulyadi (37) warga Dusun Wakduwak Desa Beluk Raja Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep meregang nyawa setelah dihabisi oleh tiga pria, Rabu (01/12/2021).

Pasalnya, pria kelahiran 1984 diduga menggangu istri salah satu pelaku. Ketiganya adalah Haris (40), Halili (40) dan Mioddin (60) yang semuanya warga satu Dusun dengan korban.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa pada hari Rabu (01/12/2021) sekira pukul 19.00 wib menelpon Helmi yang tidak lain istri dari Haris.

“Oleh istri pelaku, handphonenya diserahkan kepada Haris dan menyampaikan kepada pelaku bahwa dirinya suka kepada istri pelaku,” terangnya.

Baca Juga:  Tak Terima, Pria Sumenep ini Bunuh Suami Mantan Pacarnya

Selanjutnya istri pelaku dijemput oleh adik korban dengan mengendarai sepeda motor menuju rumah korban di Dusun Wakduwak Desa Beluk Raja Kecamatan Ambunten.

“Mengetahui hal tersebut pelaku Haris membuntuti istrinya,” imbuhnya.

Selama diperjalanan Haris menghubungi orang tuanya dan adiknya untuk menuju rumah korban, para pelaku telah menyiapkan clurit, parang dan kapak.

“Sesampainya di rumah korban, pelaku melihat istrinya sudah berada di rumah korban. Akhirnya terjadilah adu mulut yang mengakibatkan penganiayaan oleh ketiga pelaku sehingga korban Mulyadi meninggal dunia,” sambungnya.

Baca Juga:  Saat Sedang Bajak Sawah, Warga Sumenep Dibacok

Setelah kejadian tersebut ketiga melarikan diri. Pada pukul 00.30 WIB tim Resmob Polres Sumenep berhasil menangkap Halili di rumah milik Salam Dusun Bilbagung Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan.

Dan pada hari kamis (02/12/2021) pukul 08.00 WIB pelaku Haris dan Mioddin menyerahkan diri ke Polsek Pasongsongan dan diserahkan oleh Kades Beluk Raje Ambunten dan Kades Soddara Pasongsongan.

Selanjutnya ketiga pelaku dan BB dibawa ke Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti celurit, parang, kapak, baju warna kuning.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek di leher diduga sabetan sajam, luka robek di belakang telinga, luka di bagian kepala sebelah kiri atas, luka robek di siku tangan sebelah kanan, luka robek di punggung sebelah kiri dan luka robek di bagian punggung atas sebelah kanan serta luka di punggung sebelah kiri tembus organ.

Baca Juga:  Pembacokan di Gadding Diduga Karena Motif Asmara

Leave a Reply