Ganggu Istri Orang, Warga Sumenep Tewas Penuh Luka

- Admin

Kamis, 2 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Diduga ganggu istri orang, Mulyadi (37) warga Dusun Wakduwak Desa Beluk Raja Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep meregang nyawa setelah dihabisi oleh tiga pria, Rabu (01/12/2021).

Pasalnya, pria kelahiran 1984 diduga menggangu istri salah satu pelaku. Ketiganya adalah Haris (40), Halili (40) dan Mioddin (60) yang semuanya warga satu Dusun dengan korban.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S mengatakan bahwa pada hari Rabu (01/12/2021) sekira pukul 19.00 wib menelpon Helmi yang tidak lain istri dari Haris.

Baca Juga:  Pembacokan di Gadding Diduga Karena Motif Asmara

“Oleh istri pelaku, handphonenya diserahkan kepada Haris dan menyampaikan kepada pelaku bahwa dirinya suka kepada istri pelaku,” terangnya.

Selanjutnya istri pelaku dijemput oleh adik korban dengan mengendarai sepeda motor menuju rumah korban di Dusun Wakduwak Desa Beluk Raja Kecamatan Ambunten.

“Mengetahui hal tersebut pelaku Haris membuntuti istrinya,” imbuhnya.

Selama diperjalanan Haris menghubungi orang tuanya dan adiknya untuk menuju rumah korban, para pelaku telah menyiapkan clurit, parang dan kapak.

“Sesampainya di rumah korban, pelaku melihat istrinya sudah berada di rumah korban. Akhirnya terjadilah adu mulut yang mengakibatkan penganiayaan oleh ketiga pelaku sehingga korban Mulyadi meninggal dunia,” sambungnya.

Baca Juga:  Saat Sedang Bajak Sawah, Warga Sumenep Dibacok

Setelah kejadian tersebut ketiga melarikan diri. Pada pukul 00.30 WIB tim Resmob Polres Sumenep berhasil menangkap Halili di rumah milik Salam Dusun Bilbagung Desa Lebeng Timur Kecamatan Pasongsongan.

Dan pada hari kamis (02/12/2021) pukul 08.00 WIB pelaku Haris dan Mioddin menyerahkan diri ke Polsek Pasongsongan dan diserahkan oleh Kades Beluk Raje Ambunten dan Kades Soddara Pasongsongan.

Selanjutnya ketiga pelaku dan BB dibawa ke Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti celurit, parang, kapak, baju warna kuning.

Baca Juga:  Pulang dari Pasar, Pria asal Ambunten Sumenep Dibacok Orang Tak Dikenal

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka robek di leher diduga sabetan sajam, luka robek di belakang telinga, luka di bagian kepala sebelah kiri atas, luka robek di siku tangan sebelah kanan, luka robek di punggung sebelah kiri dan luka robek di bagian punggung atas sebelah kanan serta luka di punggung sebelah kiri tembus organ.

Berita Terkait

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan
Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo
Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan
Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas
Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD
Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’
Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta
EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:57 WIB

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:57 WIB

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIB

Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:35 WIB

Sidang Memanas di DPRD Bojonegoro, Aspirasi Kades Talok Terbentur ‘Rapor Merah’ Administrasi

Berita Terbaru

Daerah

Paradoks Integritas di Kota Angling Darmo

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:57 WIB