Dua Motor ‘Adu Banteng’ di Camplong Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia

- Admin

Minggu, 10 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Seorang pemuda asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Camplong pada Minggu (10/10/2021).

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario berplat nomor M 5946 NH dengan Suzuki Satria nomor polisi W 4341 LU.

Korban meninggal dunia yakni seorang pemuda bernama Fahmi (20) warga Dusun Pesisir Barat, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Korban merupakan pengendara dari sepeda motor Honda Vario.

Baca Juga:  Pandemi Belum Berakhir, Mantan Kades Sejati Camplong Sampang Tetap Nekad Gelar Hajatan

Sementara itu, Suzuki Satria dikendarai oleh Darus Salam (25) yang berbonceng dengan seorang perempuan bernama Fitria (30), keduanya warga Dusun Gundal, Desa Anggersek, Kecamatan Camplong.

Kasatlantas Polres Sampang AKP Alimuddin Nasution melalui Kanit Laka Lantas Iptu Eko Puji Waluyo mengatakan, kronologi kecelakaan bermula ketika sepeda motor Vario yang dikendarai Fahmi melaju dari arah barat ke timur.

“Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara bermaksud mendahului kendaraan yang ada di depannya, yakni mobil minibus yang belum diketahui identitasnya,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  Batching Plant Milik PT Sejahtera Jaya Alim Mix di Sampang Diduga Abaikan Kenyamanan Warga Sekitar

Namun di saat yang bersamaan, lanjut Eko, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai Darus Salam dengan membonceng Fitria

“Karena jarak sudah dekat sehingga kedua pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, dan terjadilah saling adu banteng atau saling bertabrakan di bagian depan sepeda motor,” terang dia.

Akibatnya, pengendara Honda Vario bernama Fahmi mengalami luka berat dan meninggal dunia di Puskesmas Camplong. Sementara, Darus Salam dan Fitria mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis di puskesmas.

Baca Juga:  Pencurian Hewan Ternak di Sampang Mulai Marak, Satu Ekor Sapi Milik Warga Banjar Talela Camplong Berhasil Ditemukan

“Pengendara Honda Vario kurang hati-hati, yaitu mendahului kendaraan lain tanpa melihat situasi dari arah berlawanan atau pada saat pandangan tidak bebas,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, Eko mengimbau kepada masyarakat saat berkendara agar selalu mengatur jarak aman. Sehingga, potensi kecelakaan bisa dihindari.

“Kasus kecelakaan ini dalam penanganan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang,” tandas Eko.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru