Peduli Masa Depan Pemuda, Sosialisasi Tentang Narkoba Terus Dilakukan

DBHCHT Sumenep

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Maraknya peredaran serta pemakaian Narkoba dikalangan pemuda, Polsek Pademawu bersama dengan Pemerintah Desa Jarin, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, gelar sosialisasi tentang bahayanya Narkoba, Senin (04/10/2021) pagi.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jarin, dengan dihadiri serta diikuti oleh 50 perwakilan pemuda yang ada di Desa Jarin. Dengan tema “Pemuda Anti Narkoba”.

Wakapolsek Pademawu Nanang HP selaku pengisi materi dalam kesempatan tersebut menjelaskan, betapa bahayanya Narkoba bagi masa depan kita semua.

“Narkoba ini merupakan sebuah momok bagi kita semua, juga bagi Negara,” ucapnya.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Gelar FGD Penegakan Protokol Kesehatan

Karena akibat atau kerugian yang ditimbulkannya dari mulai memiliki, menkonsumsi, memperjual belikan, dan memproduksi.

Apalagi kalau memproduksi itu paling bahaya, bisa diibaratkan sebuah bom yang sewaktu-waktu bisa meledak dan membahayakan bagi penerus bangsa.

“Untuk itu, betapa pentingnya peran serta masyarakat, terutama peran orang tua, dalam mendidik anak-anaknya,” tutur Nanang HP.

Akan tetapi, penggunaan Narkoba juga diperbolehkan, yaitu harus dengan cara legal.

“Narkoba bisa digunakan sebagai obat penghilang rasa nyeri pada orang pasca operasi, dan tentunya dengan dosis yang diperbolehkan,” sambungnya

Baca Juga:  Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Pemkab Pamekasan Dilakukan Secara Virtual

Sementara itu Kepala Desa Jarin Moh Zuhri menyampaikan rasa terima kasih kepada Pihak Polsek Pademawu, Kecamatan, Puskesmas, para Pemuda Desa Jarin, Tokoh Ulama, serta Tokoh Masyarakat.

“Alhamdulillah dengan adanya 4 pilar di Desa Jarin ini, bisa menggalang serta mengarahkan para pemuda ke hal yang positif,” ujarnya dalam sambutan singkatnya.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini, bisa semakin menyadarkan masyarakat bahwa betapa bahayanya Narkoba, khusus bagi para Pemuda, karena Pemuda adakah sebagai penerus Bangsa dan Negara,” harapnya.

Baca Juga:  Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Ancam Copot Para Tenaga Kesehatan yang Tak Ramah ke Pasien

Leave a Reply