Disporabudpar Sampang Ancam Cabut Izin Orkes yang Nekat Tampil Ditengah Pemberlakuan PPKM Darurat

- Admin

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tidak pernah mengeluarkan ijin rekemondasi pada pimpinan orkes tampil ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Disporabudpar Sampang, Marnilem. Menurut dia, pihaknya selama ada pemberlakuan PPKM Darurat tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk tampil.

“Kami akui masih ada saja group orkes yang melakukan pertunjukan walau tidak ada rekomendasi, namun kami akan mengevaluasi setiap laporan masyarakat dengan adanya pertunjukan orkes di tengah PPKM Darurat ini,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Kamis (22/07/2021).

Baca Juga:  Bupati Sumenep Pastikan Semua Program Kegiatan Pemerintah Sumenep Tidak Copi Paste

Ia menegaskan, pihaknya akan memanggil Kepala Bidang (Kabid) yang membidangi itu, agar nantinya bisa berkoordinasi dengan pimpinan group orkes untuk tidak melakukan pertunjukan di situasi yang masih pandemi dan pembatasan kegiatan.

“Kami akan menindaklanjuti laporan masyarakat dan segera melayangkan surat kepada pimpinan orkes yang masih nekat melakukan pertunjukan dimasa pandemi dan PPKM Darurat,” tegasnya.

Disinggung terkait sanksi yang akan diberikan kepada group orkes yang masih membandel melakukan pertunjukan disaat kondisi masih seperti ini ?

“Kami akan memanggil pimpinan orkes dan bilamana masih membandel, akan ditindak tegas. Kalau perlu dicabut izin orkesnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pencurian Hewan Ternak di Sampang Mulai Marak, Satu Ekor Sapi Milik Warga Banjar Talela Camplong Berhasil Ditemukan

Menurutnya, pihaknya sudah melarang tempat wisata melakukan pertunjukan apapun sebagai upaya tidak adanya pengumpulan massa yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan imbauan pemerintah agar penanganan Covid-19 bisa optimal. Mari bersama-sama memohon kepada Alloh SWT agar badai Corona segera berlalu,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru