Cegah Penyebaran Covid-19, Pemdes Prajjan Camplong Laksanakan Vaksinasi untuk Perangkat Desa

- Admin

Selasa, 22 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Dalam rangka mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id dilokasi, vaksinasi itu dilaksanakan di Puskesmas Camplong pada Selasa (22/06/2021) yang diikuti oleh Kepala desa, para perangkat desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Vaksinasi terhadap perangkat desa dan juga BPD tersebut merupakan salah satu usaha pemkab setempat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Melalui vaksinasi diharapkan masyarakat memiliki kekebalan terhadap virus yang membahayakan itu.

Baca Juga:  Pelayanan BRI di Sampang Masih Buruk, Nasabah Keluhkan Mesin ATM yang Sering Eror

Usai disuntik, setiap penerima vaksin diminta beristirahat kurang lebih 30 menit untuk diobservasi dan baru diperbolehkan pulang ketika tidak ditemukan efek samping yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Hari ini saya dan perangkat desa selesai divaksin. Jadi kita dengan divaksin akan membentuk kekebalan tubuh. Disamping itu, kita sebagai aparatur pemerintah ikut berperan dalam mensukseskan program pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19,” ungkap Muwehid, Kepala Desa Prajjan sesaat usai divaksin.

Muwehid mengatakan, aparatur pemerintah desa adalah garda terdepan yang memberikan pelayanan masyarakat di tingkat bawah. Menurutnya, vaksinasi aman dan tidak ada yang perlu ditakutkan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Berikan Bantuan Pada Warga  Masuk Dalam Daftar Kecamatan Termiskin

“Tidak sakit sama sekali. Jadi tidak perlu takut untuk divaksin, semuanya aman. Sampai sekarang saya belum merasakan efek samping apa pun,” lanjutnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar melakukan vaksin, karena vaksin aman untuk kebaikan bersama guna memutus mata rantai Covid-19 dan jangan terprovokasi isu-isu yang beredar tentang vaksin.

“Selesai dari perangkat desa, saya harap kiranya masyarakat juga jangan takut untuk divaksin. Sebab vaksin aman, jangan mendengarkan informasi yang tidak benar terkait dengan vaksinasi,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru