Meski Batal Berangkat, Mayoritas CJH di Sampang Pilih Tak Ambil Uang Pelunasan Haji

- Admin

Selasa, 15 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Batalnya pemberangkatan para Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2021 M/1442 H ini seharusnya diikuti dengan adanya pengembalian uang pelunasan haji oleh para CJH. Penarikan dana pelunasan CJH itu diperbolehkan setelah Kemenag resmi membatalkan pemberangkatan haji, akibat pandemi Covid-19.

Kasi Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Fathorrahman memastikan bahwa sampai saat ini belum ada penarikan biaya pelunasan dari para CJH yang batal berangkat haji.

Lebih jauh disampaikan, mengenai masalah penarikan dana pelunasan haji menjadi hak calon haji. Hanya saja hingga saat ini belum ada yang melakukan.

Baca Juga:  Cegah Korupsi Dana Desa, Hari Murti Lestari Gelar Workshop di Jember

“Hingga saat ini belum ada satu pun para CJH yang berkehendak mengajukan permohonan penarikan dana pelunasan haji. Tetapi, yang gagal tahun lalu ada 5 orang CJH yang sudah menarik dana itu,” katanya, Selasa (15/06/2021).

Menurut dia, setelah menerima salinan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan haji tahun ini, pihaknya langsung menyosialisasikannya kepada para CJH.

“Ada 422 CJH yang batal berangkat dan sudah kami sosialisasikan melalui group WhatsApp. Bahkan, kami juga sudah menyampaikan langsung kepada penyelenggara haji di tingkat Kecamatan untuk memberitahukan kabar ini,” tandasnya.

Baca Juga:  Jelang Bulan Agustus, Penjual Bendera Merah Putih di Sampang Mulai Menjamur

Untuk diketahui, pemerintah melalui Kemenag resmi membatalkan pemberangkatan CJH Indonesia pada musim haji 1442 Hijriyah. Keputusan pembatalan itu dengan alasan pandemi Covid-19 masih melanda dunia, sehingga kesehatan dan keselamatan para jamaah harus dikedepankan.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB