Rumah Warga Tamidung Sumenep Dilalap Si Jago Merah

- Admin

Jumat, 2 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Rumah milik Adruki (50) warga Dusun Mojung, Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, ludes dilalap si jago merah pada, Kamis (02/04) sekitar pukul 20:30 WIB.

Diketahui bahwa rumah yang terbakar, kuat dugaan disebabkan karena korsleting listrik, sebab keadaan rumah di bagian atapnya yang bocor.

“Sambungan kabel listrik yang terkena tetesan air akibat genteng bocor, bisa jadi adalah penyebab dari kebakaran tersebut,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jum’at (02/04).

Kebakaran tersebut baru diketahui setelah Abd. Hafid menantu korban baru pulang dari rumah orang tuanya di Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura sekitar pukul 20:30 WIB. Bahwa ia melihat di dalam rumah mertuanya tersebut mengeluarkan asap dan api, sehingga langsung berteriak minta tolong.

Baca Juga:  Gegara Kipas Angin Korslet, Dua Rumah Warga di Sampang Hangus Terbakar

“Saat itu yang mana kedua mertuanya tersebut ketika itu sedang berada di rumah tetangganya untuk mengikuti acara kumpulan shalawat. Sehingga saat itu juga Abd Hafid langsung berteriak minta tolong warga dan tidak lama kemudian kedua mertuanya dan para tetangganya pada berdatangan membantu memadamkan api,” kata Widi, panggilan akrab Kasubbag Humas Polres Sumenep.

Sekira pukul 22.00 WIB, lanjut Widi, bahwa api baru dapat dipadamkan, dan korban segera melapor atas kejadian tersebut kepada perangkat Desa Tamidung.

Dari kebakaran tersebut, tidak hanya menghabiskan di bagian atapnya saja, melainkan seisi rumah juga hangus terbakar, termasuk beberapa sak gabah padi yang ada di dalam rumah dan juga jagung milik korban.

Baca Juga:  Pembahasan KUA PPAS 2024 dan P-APBD 2023 di DPRD Bojonegoro Berlangsung Dramatis

“Uang tunai sebesar 17.200.000 rupiah juga hangus terbakar,” lanjut Widiarti.

Dari perkiraan kerugian yang dialami korban, dengan rumah seluas 6 x 5 meter, diperkirakan kerugian mencapai 70 juta rupiah.

“Dengan kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian materiil,” tutupnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru