Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Perairan Gili Genting Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Mayat tanpa identitas kembali ditemukan mengapung di perairan Gili Raja Kecamatan Gili Genting, tepatnya di selat Madura, Kamis (18/02) sekira pukul 10.46 WIB.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh kapal KM. Tanimbar permai yang sedang melintas di titik koordinat 07 18 022 113 48 768.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan bahwa Kapal KM. Tanibar asal Papua itu hendak ke Kalimas Surabaya dengan dinahkodai oleh Bambang Riyanto dan membawa 16 ABK.

“Saat melintas tepat di perairan selat Madura turut wilayah selatan pulau Gili Raja Kecamatan Gili Genting Kabupaten Sumenep, pada saat piket jaga kemudi di anjungan melihat ada seperti mayat terapung melintas di sisi lambung kanan kapal,” terangnya dalam rilis yang diterima suarabangsa.co.id.

Selanjutnya over mesin putar balik untuk memastikan bahwa yang mengapung tersebut adalah mayat manusia.

Setelah dipastikan bahwa adalah mayat manusia selanjutnya nahkoda kapal menghubungi pihak perusahaan, dan pihak perusahaan langsung menghubungi pihak Polairud Polres Sumenep kemudian Polairud menelpon warga desa Lobuk selanjutnya dilaporkan ke Kepala Desa Lobuk.

“Sekira pukul 11.10 WIB, Kepala Desa Lobuk menghubungi H. Saipul pemilik Kapal KM. Berhasil 2 di Dusun Lobuk,” imbuhnya.

Selanjutnya H. Saipul meminta bantuan kepada H. Halil nahkoda kapal Berhasil 1 untuk menjemput mayat tersebut ke lokasi penemuan mayat.

“Sekira pukul 12.10 WIB Kapal KM Berhasil 2 yang dinahkodai H. Halil dengan diikuti 11 ABK dan perahu tambangan yang dinahkodai H. Rifawan dengan diikuti 3 ABK berangkat dari pelabuhan Dusun Tarogan Desa Lobuk menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut. Sekira pukul 13.44 WIB tiba di lokasi penemuan mayat.

Lalu mayat tersebut diangkat ke atas perahu tambangan milik H. Rifawan. Selanjutnya pukul 16.21 WIB perahu tambangan dan KM. Berhasil 1 tiba di pelabuhan rakyat Dusun Lobuk Desa Lobuk.

Kemudian mayat tanpa identitas tersebut dibungkus kantong mayat warna kuning selanjutnya diangkat kedalam mobil ambulan, selanjutnya dibawa ke RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep guna dilakukan autopsi.

Sebelumnya, perahunelayan asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep yang membawa 19 penumpang dikabarkan tenggelam, Senin (15/2) dini hari.

Kapal Motor Berhasil II informasi milik H. Syaiful Hidayat berpenumpang satu orang sebagai kapten, satu wakil kapten, sementara 17 lainnya adalah ABK.

Baca Juga:  Tahun Baru 2020, BNNP Jatim Sikat Jaringan Narkoba Malaysia - Madura

Leave a Reply