Rusak Parah, Warga Minta Jalan Lintas Kecamatan Batu Marmar Segera Diperbaiki

Rusak Parah

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id — Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Kecamatan Pegantenan dan Kecamatan Batu Marmar, rusak parah. Tepatnya di sebelah utara pasar Selasaan, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id dilokasi, jalan tersebut nampak belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh. Sehingga jalan itu terlihat seperti kubangan karena rusak parah.

Warga pun berharap pemerintah setempat segera melakukan perbaikan. Hal ini disampaikan Suja’i (30) salah satu warga Desa Bujur Tengah. Dia mengeluhkan rusaknya jalan poros tersebut. Bahkan, kata dia, ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan becek lantaran aspal pada median jalan mengelupas.

“Kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Kondisi ini amat terasa bila musim hujan datang,” tuturnya, Kamis (11/02/2021).

Suja’i menambahkan, akibat jalan yang begitu parah, pengguna jalan pun otomasi terganggu dan tak secara langsung dapat mengancam keselamatan. Ia berharap, pemkab melalui dinas terkait segera memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas di wilayahnya tersebut.

“Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, warga khawatir dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Sebab, jalan ini merupakan jalan satu-satunya yang sering dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” keluhnya.

Senada dikatakan warga setempat Lukman. Menurutnya, kerusakan jalan sangat meresahkan semua warga. Sebab, jalan rusak tersebut mengancam keselamatan para pengguna jalan.

“Jalannya sudah lama rusak, namun tidak diperbaiki. Pengendara harus hati-hati yang melintas di jalan ini. Kasian para pengendara yang lewat. Jika hujan pasti tergenangi air, terlihat di atas aspal diuruk pakai bedel,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan Usman, pedagang pasar Selasaan yang sering melintas di jalan tersebut. Dia sering kehilangan barang dagangannya lantaran ketika melewati jalan itu, kendaraannya tidak melaju dengan tenang alias goyah.

“Ya harapan kami, sesegera mungkin, pemerintah mengambil sikap untuk memperbaiki,” harapnya.

Usman mengaku, beberapa waktu lalu ada masyarakat saat ingin melintas di jalan tersebut terjatuh hingga membuat kakinya retak.

“Kalau boncengan itu hati-hati. Karena jalannya rusak parah, berlubang apalagi menanjak,” bebernya.

Usman berharap jalan tersebut segera di perbaiki secara permanen. “Ya harapannya diperbaiki, kalau bisa di beton seperti jalan yang lain,” pungkasnya.

Baca Juga:  Disapu Angin dan Hujan, 21 Rumah di Pamekasan Rusak

Leave a Reply