Bupati Pamekasan Resmikan Sumur Bor Program CSR

- Admin

Senin, 8 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Bupati Pamekasan Badrut Tamam, meresmikan dan menyerahkan program CSR (Corporate social responsibility) Sumur bor di Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, Senin (8/2).

Sumur Bor, fasilitas tandon air, serta tempat cuci tangan merupakan hasil kerja sama pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan PT. Alliance ONE Indonesia dan PT. Tri Sakti Purwosari Makmur.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada, PT. Alliance ONE Indonesia dan PT. Tri Sakti Purwosari Makmur karena sudah memberikan bantuan berupa sumur bor di Desa Pamaroh.

Baca Juga:  Bojonegoro Mendapat Tambahan Pupuk Subsidi Sekitar 28 Triliun

Dengan bantuan ini, masyarakat bisa tercukupi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari dan bisa cukup untuk lahan pertanian.

“semoga bantuan ini bisa dilanjutkan lagi di Desa atau kampung yang masih membutuhkan dan kekurangan air bersih, kepada masyarakat Desa Pamaroh agar bisa menjaga sumur bor tersebut dengan baik karena ini adalah aset kita bersama, ” ujar Baddrut Tamam.

Lebih lanjut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, bahwa Corporate social irresponsibility ini sebagai kewajiban peraturan pemerintah pusat yang disalurkan kepada seluruh elemen masyarakat atau kelompok di pusat pertanian.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Jatim Punya Program Satu Polantas Satu Anak Yatim Piatu

“Mudah-mudah tembakau benar-benar membawa kemakmuran, tidak dibeli murah dan dapat dibeli dengan pantas dan mahal, sehingga kemudian masyarakat di Pamekasan atau di Madura semakin memiliki semangat yang bagus,” tambahnya.

Bupati Pamekasan berharap DMA di Indonesia tidak hanya memberikan CSR, namun juga mengedukasi, membimbing dan membina, serta bekerja sama dengan masyarakat.

“Karena disektor pertanian ini yang utama sebenarnya dibutuhkan, pertama pupuk, kedua bibit, dan yang ketiga pengolahan tanah, tiga produksi inilah yang kemudian sering menadi beban utama bagi para petani, setelah itu harganya tidak pantas dan tidak menguntungkan,” tutupnya.(adv)

Baca Juga:  Kinerja PLN ULP Sampang Dinilai Buruk, Pengaduan di Aplikasi PLN Mobile Tidak Efektif

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru