Daring Diperpanjang, Salah Seorang Siswi SD di Pamekasan Menangis

- Admin

Minggu, 24 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Diperpanjangnya Sekolah Daring membuat seorang siswi SD di Pamekasan Jawa Timur menangis.

Pasalnya, Eka Putri Aisyah (10) hampir setiap hari menangis, karena kesulitan mengerjakan tugas Dalam Jaringan (Daring) dari sekolahnya.

Siska (40) warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan yang tidak lain orang tua siswa ini merasa sangat kesulitan menjalani kehidupannya saat ini.

Aisyah yang duduk di bangku Sekolah Dasar Lawangan 03 kelas IV ini, selama pembelajaran Daring diberlakukan, setiap harinya harus kebingungan mencari pinjaman Handphone.

Baca Juga:  Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Ancam Copot Para Tenaga Kesehatan yang Tak Ramah ke Pasien

Kondisi keluarga yang serba kekurangan, Ibu yang hanya sebagai pemulung, dan Ayah dalam tahanan karena salah pergaulan, jelas tidak mungkin bisa membelikan Handphone Aisyah.

“Saya hanya bisa menangis mbak, ingin membelikan HP anak tapi tidak punya uang,” ucap Siska, Ibu Aisyah.

Siska hanya bisa berdoa dan berharap ada keajaiban dari Allah, mengutus seorang Dermawan agar supaya bisa membantu anaknya.

“Saat ini hanya bisa berdoa dan berharap ada keajaiban yang datang kepada keluarga saya,” tuturnya pilu.

Baca Juga:  Pamekasan Hebat, Abah Mochtar Ini Merupakan Pembuat Jetski Satu-Satunya Kabupaten Gerbang Salam

Sementara itu Lastri yang merupakan tetangga Aisyah mengatakan, dirinya sangatlah prihatin dengan kondisi kehidupan tetangganya tersebut.

“Makanya saya selalu berusaha meminjamkan HP saya untuk belajar Aisyah,” kata Lastri.

“Saya juga berharap, ada Dermawan yang mau membantu dan membelikan HP Aisyah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB