Tunda Lagi Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Sampang Tunggu Rekomendasi Gugus Tugas Covid-19

- Admin

Sabtu, 9 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang rencananya akan dibuka pada tanggal 11 Januari, kembali ditunda hingga tanggal 18 Januari. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang memastikan mulai Senin ini (11/01/2021) belum ada sekolah yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang, Nor Alam menyebut, penundaan itu berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemkab dan Tim Gugus Tugas Covid-19. Sebelumnya, rencana PTM akan dilaksanakan pada 11 Januari. Namun, karena ada beberapa pertimbangan dari tim gugus tugas, maka dilakukan penundaan kembali.

Baca Juga:  Curi Air PDAM, Oknum Pelaksana Proyek di Jalan Pangilen Sampang Dilaporkan ke Polisi

Alasan penundaan tersebut karena kesehatan dan keselamatan siswa dan seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan diutamakan.

“Pertimbangan dari tim gugus tugas Covid-19 tetap jadi acuan, kita tidak ingin mengambil resiko dengan mengambil keputusan untuk membuka pembelajaran tatap muka di sekolah,” terangnya, saat dihubungi suarabangsa.co.id via telepon WhatsApp, Sabtu (09/01/2021).

Kebijakan ini, lanjut dia, diambil demi keamanan dan kesehatan guru dan siswa-siswi yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19.

“Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pasca Ambruk, Disdik Sampang Tinjau Gedung Perpustakaan SDN Gunung Sekar 2

Artinya, tambah dia, PTM belum dapat dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah di Kota Bahari tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah.

“PTM belum bisa dilaksanakan, kami masih menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19. Kami juga perlu memperhatikan keselamatan dan kesehatan generasi muda,” tegasnya.

Nor Alam berharap, terlebih kepada orang tua untuk bersabar dan berfikir jernih dalam menghadapi problematik ini. Sebab hingga kini proses pembelajaran tatap muka masih belum ditentukan kapan bisa kembali normal.

‘Mohon bersabar bagi orang tua karena situasi pandemi,” tandasnya.

Baca Juga:  Oknum ASN di Sampang Diperkarakan Lantaran Diduga Cabuli Bocah SD

Sementara itu, salah satu orangtua siswa, Sunarti (49), warga Kecamatan Camplong mengaku berat dengan kembali ditundanya pembelajaran tatap muka. Meski ia mengaku berat, Sunarti tetap menerima keputusan tersebut. Jika dalihnya karena kesehatan sang anak, dia sepakat.

Meski begitu, ia tetap berharap anaknya segera kembali masuk sekolah agar dapat kembali diajar oleh guru-gurunya.

“Semoga nanti bisa cepat normal kembali. Saya sih enggak pernah dampingi dia belajar jadi enggak repot. Tapi saya kepikiran juga kalau enggak pernah diajar gurunya,” ujar Sunarti secara singkat.

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru