Video Polisi Joget Dangdutan di Tengah Pandemi Viral

- Admin

Senin, 5 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah oknum polisi bernyanyi dan berjoget dalam sebuah acara beredar di media sosial.

Pemandangan di video itu kontrakdiktif dengan upaya pemerintah yang sedang menggelorakan protokol kesehatan.

Berdasar tulisan spanduk yang terpasang di bagian belakang panggung, acara tersebut merupakan Malam Keakraban Keluarga Besar Satlantas Polres Pasuruan. Namun entah apa itu benar dan kapan acara itu diselenggarakan.

Dalam video itu terekam beberapa oknum anggota polisi lalu lintas sedang bernyanyi dan berjoget ria bersama dua biduan tanpa menjaga jarak di sebuah acara dangdutan di acara tersebut.

Video berdurasi 44 detik itu juga memperlihatkan beberapa pria berkemeja hitam dan bercelana jeans yang tidak mengenakan masker, termasuk dua biduanita tersebut.

Baca Juga:  Respons Jalur Maut Baureno, Fraksi Golkar Bojonegoro Desak Perbaikan Jalan Nasional ke Pemerintah Pusat

Akun Facebook bernama Por Nomo Santoso yang mem-posting video tersebut geram menyertakan sebuah kritikan pedas berbahasa jawa dalam unggahannya.

“Nek seng duwe gawe masyarakat kok becik oleh ngobrak. Seng ngundang masa. Seng opo. La nek ngene yopo aman wong seng duwe gawe seng biasa e ngobrak. (Kalau yang punya hajat masyarakat kok keterlaluan kalau menertibkan, katanya mengundang massa, yang apa. Lha kalau begini bagaimana bisa aman kalau yang punya hajat pihak yang biasa menertibkan, red),” tulis Por Nomo Santoso dalam posting-annya.

Baca Juga:  Dugaan Lecehkan Profesi Wartawan, Oknum Pengelola Hotel Resmi Dilaporkan Ke Polres Sampang

Lalu ia kembali menambahkan tulisan di bawahnya dengan kalimat bernada tuntutan keadilan.

“Save keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seniman yo botoh mangan (seniman juga butuh makan, red),” tutupnya.

Bukan hanya video, akun tersebut juga melampirkan foto dua biduanita dengan keterangan foto.

“Looo penyanyie gak oleh gawe story cek aman, wedi viral (Penyanyinya dilarang membuat story biar aman, takut viral),” begitu tulisannya.

Video yang diunggah 15 jam lalu itu sudah ditanggapi oleh 480 warganet dan dibagikan sebanyak 3.560 kali dengan disertai beragam komentar ‘sadis’ para netizen.

“Aturan pemerintah tumpul atas tajam bawah… Kasihan masyarakat kecil. Miris hati saya melihat negeri in,” ungkap akun Sam Johans dalam kolom komentar.

Baca Juga:  Gegara Asmara, Warga Surabaya Bacok Tetangganya

Serta ada juga yang mengupload ulang video berisi petugas polisi melarang adanya hiburan warga ditengah pandemi Covid-19 pada kolom komentar. Lalu video ini dikomparasikan dengan acara jogetan oleh aparat kepolisian. Seakan ingin mengingatkan bahwa kegiatan serupa juga terjadi di tempat lain.

“Ngunu iku jare ngayomi, melayani masyarakat,” tulis akun Rofiq Shank Pengembara menimpalinya.

Hingga berita ini ditulis, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan belum memberikan pernyataan saat dimintai konfirmasi melalui telepon seleulernya maupun WhatsApp.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru