Video Polisi Joget Dangdutan di Tengah Pandemi Viral

- Admin

Senin, 5 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah oknum polisi bernyanyi dan berjoget dalam sebuah acara beredar di media sosial.

Pemandangan di video itu kontrakdiktif dengan upaya pemerintah yang sedang menggelorakan protokol kesehatan.

Berdasar tulisan spanduk yang terpasang di bagian belakang panggung, acara tersebut merupakan Malam Keakraban Keluarga Besar Satlantas Polres Pasuruan. Namun entah apa itu benar dan kapan acara itu diselenggarakan.

Dalam video itu terekam beberapa oknum anggota polisi lalu lintas sedang bernyanyi dan berjoget ria bersama dua biduan tanpa menjaga jarak di sebuah acara dangdutan di acara tersebut.

Video berdurasi 44 detik itu juga memperlihatkan beberapa pria berkemeja hitam dan bercelana jeans yang tidak mengenakan masker, termasuk dua biduanita tersebut.

Baca Juga:  Masih Pandemi Covid-19, Pemkab Sampang Pastikan Pilkades Serentak Digelar Tahun 2025

Akun Facebook bernama Por Nomo Santoso yang mem-posting video tersebut geram menyertakan sebuah kritikan pedas berbahasa jawa dalam unggahannya.

“Nek seng duwe gawe masyarakat kok becik oleh ngobrak. Seng ngundang masa. Seng opo. La nek ngene yopo aman wong seng duwe gawe seng biasa e ngobrak. (Kalau yang punya hajat masyarakat kok keterlaluan kalau menertibkan, katanya mengundang massa, yang apa. Lha kalau begini bagaimana bisa aman kalau yang punya hajat pihak yang biasa menertibkan, red),” tulis Por Nomo Santoso dalam posting-annya.

Baca Juga:  Kelola Situs Porno, Pria Asal Malang Diamankan Polda Jatim

Lalu ia kembali menambahkan tulisan di bawahnya dengan kalimat bernada tuntutan keadilan.

“Save keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seniman yo botoh mangan (seniman juga butuh makan, red),” tutupnya.

Bukan hanya video, akun tersebut juga melampirkan foto dua biduanita dengan keterangan foto.

“Looo penyanyie gak oleh gawe story cek aman, wedi viral (Penyanyinya dilarang membuat story biar aman, takut viral),” begitu tulisannya.

Video yang diunggah 15 jam lalu itu sudah ditanggapi oleh 480 warganet dan dibagikan sebanyak 3.560 kali dengan disertai beragam komentar ‘sadis’ para netizen.

“Aturan pemerintah tumpul atas tajam bawah… Kasihan masyarakat kecil. Miris hati saya melihat negeri in,” ungkap akun Sam Johans dalam kolom komentar.

Baca Juga:  HUT TNI ke-76, Kapolda Jatim Beserta Pejabat Utama Kunjungi Mako TNI

Serta ada juga yang mengupload ulang video berisi petugas polisi melarang adanya hiburan warga ditengah pandemi Covid-19 pada kolom komentar. Lalu video ini dikomparasikan dengan acara jogetan oleh aparat kepolisian. Seakan ingin mengingatkan bahwa kegiatan serupa juga terjadi di tempat lain.

“Ngunu iku jare ngayomi, melayani masyarakat,” tulis akun Rofiq Shank Pengembara menimpalinya.

Hingga berita ini ditulis, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan belum memberikan pernyataan saat dimintai konfirmasi melalui telepon seleulernya maupun WhatsApp.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru