Wanita Paruh Baya Tewas Dalam Sumur di Sreseh Sampang, Polisi: Korban Diduga Depresi

- Admin

Kamis, 11 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Diduga mengalami depresi, seorang perempuan asal Dusun Panarokan, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas di dalam sumur.

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, perempuan bernama Siti Hawa (51) tersebut saat ini telah dievakuasi oleh jajaran Polsek Sreseh bersama tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa di dalam sumur di area persawahan Dusun Nambangan, Desa Noreh,” kata Kapolsek Sreseh, Iptu Edi Eko Purnomo dalam keterangan pers yang diterima media online ini.

Baca Juga:  Demo Kecam Rocky Gerung Juga Digelar di Sampang, Tolak Penghinaan Terhadap Presiden

Iptu Edi Eko menyatakan, berdasarkan keterangan keluarga, Siti Hawa pergi dari rumah sejak 9 Agustus 2022 sekitar pukul 14.00 WIB. Anak Siti Hawa, sepulang dari sekolah mendapati ibunya pergi dari rumah tanpa berpamitan.

“Karena tak kunjung pulang, maka anak korban bersama saudaranya yang lain serta di bantu warga sekitar berusaha mencarinya. Sayangnya, upaya pencarian tersebut belum juga membuahkan hasil,” imbuhnya.

Menurutnya, pencarian baru membuahkan hasil pada Kamis (11/08/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, warga dan kepala dusun Nambangan mengabarkan jika telah menemukan mayat perempuan di sumur tengah sawah.

Baca Juga:  Kasus Penipuan Investasi Online, Polda Jatim Tetapkan Satu tersangka Baru

“Selanjutnya bersama warga, tokoh masyarakat dan juga keluarga korban melihat mayat tersebut. Ternyata benar, mayat yang ditemukan itu adalah Siti Hawa yang hilang tiga hari lalu,” ujar Iptu Edi Eko.

Iptu Edi Eko menuturkan, setelah jasad korban dievakuasi dari dalam sumur kemudian dilakukan pemeriksaan visum luar oleh tim medis dari Puskesmas Sreseh dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban dengan alasan mengiklaskan kepergian korban, karena disadari bahwa korban meninggal akibat celaka sendiri,” tuturnya lagi.

Baca Juga:  Meski Dinilai Langgar Aturan Prokes, Penyelenggara Dangdutan di Camplong Sampang Hanya Dapat Teguran

Menurut Keterangan dari anak korban, kata Iptu Edi Eko, bahwa korban sudah lama mengalami depresi sekitar 10 tahun yang lalu.

“Korban mengalami depresi sekitar 10 tahun yang lalu semenjak bercerai dari suaminya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru