Wanita Paruh Baya Tewas Dalam Sumur di Sreseh Sampang, Polisi: Korban Diduga Depresi

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Diduga mengalami depresi, seorang perempuan asal Dusun Panarokan, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditemukan tewas di dalam sumur.

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, perempuan bernama Siti Hawa (51) tersebut saat ini telah dievakuasi oleh jajaran Polsek Sreseh bersama tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan warga sudah dalam keadaan tak bernyawa di dalam sumur di area persawahan Dusun Nambangan, Desa Noreh,” kata Kapolsek Sreseh, Iptu Edi Eko Purnomo dalam keterangan pers yang diterima media online ini.

Baca Juga:  Tak Kunjung Datang, Keluhan Pembeli Pre-Order Samsung Galaxy S22 Series Banjiri Sosmed

Iptu Edi Eko menyatakan, berdasarkan keterangan keluarga, Siti Hawa pergi dari rumah sejak 9 Agustus 2022 sekitar pukul 14.00 WIB. Anak Siti Hawa, sepulang dari sekolah mendapati ibunya pergi dari rumah tanpa berpamitan.

“Karena tak kunjung pulang, maka anak korban bersama saudaranya yang lain serta di bantu warga sekitar berusaha mencarinya. Sayangnya, upaya pencarian tersebut belum juga membuahkan hasil,” imbuhnya.

Menurutnya, pencarian baru membuahkan hasil pada Kamis (11/08/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, warga dan kepala dusun Nambangan mengabarkan jika telah menemukan mayat perempuan di sumur tengah sawah.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pencurian di Taddan Camplong, Ternyata Warga Konang Bangkalan

“Selanjutnya bersama warga, tokoh masyarakat dan juga keluarga korban melihat mayat tersebut. Ternyata benar, mayat yang ditemukan itu adalah Siti Hawa yang hilang tiga hari lalu,” ujar Iptu Edi Eko.

Iptu Edi Eko menuturkan, setelah jasad korban dievakuasi dari dalam sumur kemudian dilakukan pemeriksaan visum luar oleh tim medis dari Puskesmas Sreseh dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban dengan alasan mengiklaskan kepergian korban, karena disadari bahwa korban meninggal akibat celaka sendiri,” tuturnya lagi.

Baca Juga:  Polres Sampang Ringkus 10 Budak Narkoba, Satu Diantaranya Wanita

Menurut Keterangan dari anak korban, kata Iptu Edi Eko, bahwa korban sudah lama mengalami depresi sekitar 10 tahun yang lalu.

“Korban mengalami depresi sekitar 10 tahun yang lalu semenjak bercerai dari suaminya,” pungkasnya.

Temukan Kami: