SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumenep meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Moh. Anwar Sumenep.
Pasien tersebut masuk ke RSUD Sumenep pada tanggal 15 Juni 2020 dengan keluhan sesak nafas, batuk, dan demam selama 10 hari.
“Oleh pihak RSUD Sumenep dilakukan tindakan foto thorax terhadap pasien, dengan hasil menunjukkan gejala yang mengarah ke Covid-19,” ungkap Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya melalui press conference, Kamis (18/06).
Lanjut Ferdiansyah, bahwa pada tanggal 15 Juni 2020 dilakukan dilakukan rapit tes terhadap pasien, dan hasilnya reaktif. Dan pada tanggal 16 Juni 2020 dilakukan tes swab, namun sebelum hasil swab keluar, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 18 Juni 2020 pukul 14:00 WIB di RSUD Moh Anwar Sumenep.
Sebagai tindakan yang dilakukan tim gugus tugas Covid-19, yaitu dilakukan pemulasaraan jenazah dengan protokol Covid-19 setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga.
“Dan dilaksanakan penguburan sesuai protokol Covid-19,” lanjutnya.
Disampaikan Ferdiansyah, pasien meninggal tersebut seorang laki-laki berusia 50 tahun dan berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep.
“Disampaikan kepada masyarakat Sumenep untuk patuhi aturan Pemerintah yang ada, dengan cara di rumah aja,” tutupnya

















