Launching Sistem E-TLE Diindur Tanggal 16 Januari 2020

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Sistem Elektronic Trasffic Law Enforcement (E-TLE) yang rencananya akan dilaunchingkan pada tanggal 14 Januari, kini harus diundur pada tanggal 16 Januari 2020. Hal tersebut, karena Kakorlantas Mabes Polri masih ada halangan.

“Nanti saat di launching pada tanggal 16 Januari 2020 itu sudah mulai penindakan, jadi tilangnya sudah berlaku,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Aditya Panji Anom, Senin (14/1).

Ia menambahkan, mulai tanggal 16 E-TLE masih dalam masa percobaan, jadi hanya diberikan teguran simpatik saja, dengan mengirimkan surat pelanggar sesuai alamatnya, dan nantinya bagi pelanggar melakukan konfirmasi ke Posko Gakkum di Siola Kota Surabaya.

Baca Juga:  Tidak Kuat Menahan Derasnya Air, Jembatan di Dukuh Carik'an Putus

Dalam masa percobaan ini, sudah banyak anggota lantas yang menyampaikan, bahwa L-TLE masih dalam uji coba.

“Kamaren itu, direncanakan pada tanggal 14 Januari, ternyata Kakornya masih ada kegiatan, jadi kita perpanjang dua hari lagi, untuk uji cobanya sambil menunggu launchingnya,” sambungnya.

“Pada saat sudah dilaunching, sudah di mulai penindakan terhadap pelanggar,” ucapnya.

Ditlantas Polda Jatim akan menindak tegas semua pelanggar yang terekan CCTV pada kendaraan R2 maupun R4.

Ia juga menyampaikan, dengan adanya hal tersebut, pihaknya sudah lakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan secara otomatis untuk pelanggaran, akan bisa berkurang.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Takziah ke Kediaman Anggotanya

Sementara kalau sekarang ini, banyak pelanggar, dikarenakan para pengendara belum tau.

“Dalam penindakan E-TLE ini, semua kami akan tindak tegas, mulai R2 dan R4 akan kami tindak, yang terekan di CCTV, kami akan memberikan surat pelanggar, yang terterah alamat pelanggar tersebut,” pungkas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Aditya Panji Anom.

Leave a Reply